Emas Dunia Sentuh USD 4.300/oz, Harga Antam Naik ke Rp2,48 Juta per Gram Di Bulan Oktober
Harga jual emas lokal dan international alami tren peningkatan kuat -Ilustrasi/Gemini AI-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Harga emas batangan di pasar domestik kembali menguat hingga Sabtu 18 Oktober 2025.
Berdasarkan data PT Aneka Tambang Tbk (Antam), harga jual emas berada di level Rp2.485.000 per gram, dengan harga buyback di Rp2.334.000 per gram.
Kenaikan harga emas di tingkat lokal ini sejalan dengan pergerakan emas pada pasar saham.
Di pasar internasional, harga emas ETF tercatat di kisaran US$4.332,94/oz pada pukul 04.07 waktu New York, setara dengan sekitar Rp2.313.000/gr (berdasarkan IDR 16.599,25/USD).
BACA JUGA:Siap-Siap! Bank of America Prediksi Harga Emas dan Perak Naik Gila-Gilaan di 2026
Posisi harga emas lebih tinggi dibandingkan harga penutupan market saham terakhir (16/10/25), di USD 4.290,14 per ons.
Secara tren, harga emas global menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam sebulan terakhir, telah ada kenaikan sekitar 17,7%,.
Juga lonjakan taham hingga lebih dari 58% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.
Penguatan dua digit ini menandakan bahwa harga emas tengah berada dalam tren penaikan yang kuat sejak awal tahun 2025.
BACA JUGA:Harga Emas Dunia Naik, Saham Emiten Emas Melesat! Ini Daftar Saham Teratas Hari Ini
Dilansir dari beberapa sumber analis, tren ini terjadi akibat beberapa faktor.
Investor global dikatakan mengantisipasi saat dolar AS mulai melemah, disebabkan regulasi terkait suku bunga tinggi yang dikeluarkan Federal Reserve.
Selain itu, ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok turut menambah ketidakpastian di pasar keuangan.
Dalam situasi seperti ini, emas kembali dipandang sebagai aset aman yang mampu melindungi nilai kekayaan dari risiko inflasi dan volatilitas pasar.
BACA JUGA:Harga Emas Terus Melonjak Tajam Mulai Rp 2,3 Juta, Cek Daftar Per Gramnya Rabu 18 Oktober 2025
Kombinasi berbagai faktor di tengah gejolak ekonomi, mendorong permintaan global atas komoditas aset tersebut.
Sebelumnya, logam mulia lain seperti perak (silver/XAGUSD) juga sempat menembus harga tertinggi di angka USD 53,60 per ons awal pekan ini, naik sekitar 83% sejak awal tahun.
Hal ini semakin menegaskan minat tinggi investor terhadap aset logam mulia di tengah ketidakpastian global.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
