Dampak Hujan Seharian, Rumah di Tanjungkarang Timur Bandar Lampung Ambruk Akibat Longsor
Rumah warga di Kebon Jeruk Bandar Lampung roboh akibat longsor usai hujan lebat, petugas gabungan BPBD lakukan evakuasi material.-Foto: Gadis/RLMG-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Cuaca ekstrem yang melanda Bandar Lampung dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sebuah rumah di Kecamatan Tanjungkarang Timur rubuh akibat longsor.
Rumah milik Sandi, warga Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjungkarang Timur, ambruk setelah tertimpa pondasi rumah yang berada di atas tebing.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa petang saat hujan deras mengguyur wilayah setempat selama beberapa jam.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, menjelaskan hujan berkepanjangan memicu longsornya pondasi rumah di bagian atas.
BACA JUGA:Pemprov Lampung Targetkan 2026 Lebih Produktif, Infrastruktur Diperkuat dan Pemerintahan Transparan
Tanah yang labil akibat intensitas hujan tinggi membuat pondasi kehilangan kekuatan hingga akhirnya bergeser dan menimpa bangunan di bawahnya.
Petugas gabungan dari BPBD, Satpol PP, Linmas, hingga unsur Forkopimda langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
Proses evakuasi material dilakukan secara manual karena kondisi rumah berada di lereng dengan akses yang terbatas.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, petugas masih melakukan evakuasi material,” ujar Idham Basyar.
BACA JUGA:Heboh Tizo Timezone di Chandra Mall Lampung, Flash Sale Bonus Tizo 3x Lipat
BPBD juga melakukan pendataan terhadap kerusakan rumah yang terdampak longsor tersebut.
Warga di sekitar lokasi diminta tetap waspada mengingat potensi longsor susulan masih mungkin terjadi.
Selain Tanjungkarang Timur, cuaca ekstrem juga berdampak di wilayah Panjang dan Wayhalim.
Di kedua wilayah tersebut dilaporkan terjadi pohon tumbang serta genangan air akibat hujan dengan intensitas tinggi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
