disway awards

Pemprov Lampung Siapkan Strategi Tarik Investor 2026

Pemprov Lampung Siapkan Strategi Tarik Investor 2026

Kepala DPMPTSP Lampung, Samsurijal.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---

RADARLAMPUNG.CO.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menggaet minat investor berinvestasi di Lampung pada tahun 2026.

Upaya tersebut difokuskan pada penguatan promosi investasi, efektivitas forum investasi, serta penyediaan kemudahan perizinan melalui regulasi baru.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lampung, Samsurijal, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah masih menunggu sinkronisasi data realisasi investasi dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat sebelum merilis capaian resmi.

“Data realisasi investasi Triwulan III 2025 sudah ada, sementara Triwulan IV masih dimatangkan. Jadi target investasi 2026 juga belum dirilis karena menunggu finalisasi dari BKPM,” ujar Samsurijal kepada Radarlampung.co.id, Minggu 11 Januari 2026.

BACA JUGA:Pemprov Lampung Siapkan Pergub Perlindungan Guru, Cegah Kriminalisasi dan Perkuat Keadilan Restoratif

Meski demikian, Pemprov Lampung telah menyiapkan sejumlah terobosan untuk memperkuat iklim investasi pada 2026. 

Salah satunya melalui peningkatan efektivitas Forum Investasi Lampung (Foila) sebagai wadah promosi dan penghubung langsung antara pemerintah daerah dan calon investor.

“Efektivitas Foila dan tugas-tugasnya akan kita tingkatkan lagi. Forum ini menjadi instrumen penting dalam menarik investasi ke Lampung,” tegasnya.

Selain itu, Pemprov Lampung juga mendorong penguatan kemudahan perizinan guna menciptakan iklim usaha yang lebih kompetitif dan ramah investor. 

BACA JUGA:Antisipasi DBD, Puskesmas Serupa Indah Lakukan Penyelidikan Epidemiologi di Dua Kampung

Upaya ini akan dibarengi dengan promosi investasi secara masif melalui berbagai forum, pameran, dan expo investasi di tingkat nasional maupun regional.

“Di 2026 tentu akan ada promosi-promosi investasi. Kita manfaatkan forum-forum expo dan kegiatan investasi lainnya untuk memperkenalkan potensi Lampung,” kata Samsurijal.

Dalam strategi tersebut, sektor pertanian tetap menjadi salah satu nilai jual utama Provinsi Lampung. Sebagai sektor unggulan daerah, pertanian dinilai memiliki daya tarik kuat bagi investor, baik di hulu maupun hilir industri.

“Pertanian masih menjadi sektor unggulan dan pasti menjadi prioritas investasi Lampung,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait