disway awards

BGTK Lampung Perkuat Kompetensi Guru: Fokus Pembelajaran Mendalam dan AI

BGTK Lampung Perkuat Kompetensi Guru: Fokus Pembelajaran Mendalam dan AI

Kepala BGTK Lampung, Hendra Apriawan, S.T Bersama Staf nya saat diwawancarai di Kantornya pada Selasa 20 Januari 2026.-Foto Lia Nanda Agustina/Radar Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID- Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung terus memperkuat perannya sebagai rumah pengembangan kompetensi guru dan Tenaga Kependidikan.

Transformasi dari Balai Guru Penggerak (BGP) menjadi BGTK bukan sekadar ganti nama, melainkan penguatan fungsi pembinaan guru secara menyeluruh.

"Kami mulai dari pemetaan kompetensi guru, peningkatan kemampuan, penyusunan media pembelajaran, supervisi, fasilitasi, hingga evaluasi. Yang terpenting, ada progres yang bisa diukur,"jelas Kepala BGTK Lampung, Hendra Apriawan, S.T kepada Radar Lampung saat ditemui di kantornya pada Selasa, 20 Januari 2026.

Program Prioritas 2026: Pembelajaran Mendalam hingga AI

BGTK Lampung tahun 2026 tetap fokus pada pembelajaran mendalam, pelatihan coding, dan kecerdasan artificial (AI).

Meski pola pelaksanaan disesuaikan, komitmen terhadap kualitas pembelajaran tetap tinggi. 

BACA JUGA:Dorong Pemimpin Adaptif, BGTK Provinsi Lampung Gelar Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah

Salah satu inovasi adalah sekolah model sebagai percontohan, didampingi fasilitator terlatih, untuk memastikan praktik pembelajaran mendalam berjalan optimal.

Selain itu, pelatihan lain seperti Bimbingan Konseling (BK), STEM, PKGBI (Pelatihan Guru Bahasa Inggris), hingga pengembangan calon kepala sekolah tetap berjalan. 

Kepala sekolah yang belum bersertifikat pun difasilitasi melalui APBD agar kepemimpinan sekolah dapat menunjang kualitas pendidikan.

Antusiasme Guru Tinggi, Tapi Kuota Terbatas

Pendaftaran pelatihan dilakukan secara daring melalui media sosial dan laman resmi BGTK. Meski minat sangat tinggi, BGTK menerapkan prinsip pemerataan, dengan memprioritaskan guru yang belum pernah mengikuti pelatihan.

BACA JUGA:Disdikbud Lampung Dorong Perbaikan Infrastruktur Sekolah, Ratusan Satuan Pendidikan Masuk Usulan Revitalisasi

Nasib S.E., staf BGTK, mengungkapkan hasil polling kebutuhan pelatihan dari 4.511 guru di 15 kabupaten/kota Lampung. Mayoritas guru SD (52%) yang telah mengajar lebih dari 10 tahun menekankan pentingnya pembelajaran mendalam dan komunikasi efektif.

Adaptif terhadap Perubahan Zaman

Hendra menegaskan, guru harus adaptif terhadap perubahan zaman. “Metode belajar berubah. Sekarang pembelajaran mendalam menekankan penguatan, pemaknaan, dan diferensiasi. Kelas harus joyful, siswa bahagia, dan pembelajaran benar-benar bermakna,” ujarnya.

Kolaborasi Global: Ocean Literacy

Ke depan, BGTK Lampung akan berkolaborasi dengan UNESCO melalui program Ocean Literacy di sekolah-sekolah pesisir, menjadikan laut sebagai ruang belajar. Lampung dipilih sebagai proyek percontohan karena kekayaan kelautannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: