disway awards

Meski Anggaran Terbatas, Pembangunan Jalan di Lampung Masih Jadi Prioritas Utama

Meski Anggaran Terbatas, Pembangunan Jalan di Lampung Masih Jadi Prioritas Utama

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri -Foto. Farida Nurazizah-

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, menyatakan keterbatasan anggaran membuat Pemerintah Provinsi Lampung harus menetapkan prioritas pembangunan pada tahun anggaran 2026.

Menurutnya, infrastruktur jalan masih menjadi kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat dibandingkan sektor lainnya.

Saat ditemui di ruangannya, Mukhlis menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat di bidang infrastruktur masih didominasi oleh pembangunan jalan.

“Dilihat dari tingkat kebutuhan masyarakat di Provinsi Lampung, infrastruktur jalan ini masih sangat mendesak dan paling diinginkan masyarakat,” ujarnya senin (25/01/2026).

Ia menegaskan, bukan berarti sektor Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) tidak memiliki kebutuhan, termasuk irigasi. Namun, berdasarkan prioritas, tuntutan pembangunan jalan dinilai lebih mendesak.

BACA JUGA:Jalan Provinsi Tajab-Serupa Indah Waykanan Rusak Parah, Deretan Truk Muatan Terjebak

“Bukan berarti di bidang PSDA tidak ada kebutuhan, tapi dilihat dari skala prioritas, memang masih didominasi oleh pembangunan jalan,” katanya.

Mukhlis juga menyebutkan bahwa pembangunan irigasi selama ini telah dilakukan secara maksimal, sehingga pada tahun ini pemerintah provinsi akan lebih memfokuskan pembangunan pada infrastruktur jalan.

Sementara itu, anggaran PSDA dialokasikan untuk pemeliharaan jaringan yang sudah ada.

“Untuk irigasi, bukan tidak ada tuntutan, tapi yang sudah dilakukan selama ini cukup maksimal. Sekarang pemerintah provinsi akan memfokuskan pembangunan ke infrastruktur jalan,” ucapnya.

BACA JUGA:Selamat Jalan Dr. Nanang Trenggono: Pendidik Humanis dan Juru Bicara Teladan Universitas Lampung

Ia menambahkan bahwa infrastruktur pada dasarnya tidak pernah benar-benar selesai, namun pemerintah harus menyesuaikan kebijakan dengan tingkat urgensi kebutuhan masyarakat.

“Infrastruktur itu tidak ada ceritanya selesai, tapi setidaknya dilihat dari tingkat kebutuhan masyarakat, jalan ini yang paling urgent,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait