Mahasiswa Teknik Sipil Teknokrat 'Bedah' Struktur Jalan di Academic Expo 2026
Teknik Sipil Teknokrat Tampilkan Inovasi Maket Rekayasa Infrastruktur Jalan Raya di Academic Expo 2026.-Foto Teknokrat-
RADARLAMPUNG.CO.ID– Mahasiswa Program Studi (Prodi) S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) kembali mencuri perhatian publik.
Dalam gelaran bergengsi Academic Expo Seminar dan Tryout 2026, mahasiswa Teknik Sipil Teknokrat memamerkan karya inovatif berupa maket detail lapisan perkerasan jalan raya.
Maket ini bukan sekadar pajangan. Karya tersebut merupakan produk nyata dari implementasi mata kuliah Rekayasa Perkerasan Jalan dan Rekayasa Geometrik Jalan.
Melalui media ini, pengunjung bisa melihat secara transparan bagaimana sebuah jalan raya dibangun, mulai dari lapisan tanah dasar hingga aspal permukaan.
BACA JUGA:Produk Cookies Premium Bonava Karya Mahasiswa FEB Tampil di Teknokrat Academic Expo 2026
Edukasi Infrastruktur dengan Cara Menarik
Ketua pelaksana pameran menjelaskan bahwa maket ini dirancang untuk memberikan gambaran nyata mengenai struktur penyusun jalan yang selama ini hanya bisa dilihat dalam buku teks.
'Kami ingin menunjukkan bahwa di balik mulusnya jalan raya, ada perhitungan teknis yang presisi. Pengunjung bisa melihat lapisan tanah dasar (subgrade), pondasi bawah, hingga lapisan permukaan secara mendetail,' ujarnya di lokasi expo.
BACA JUGA:Webometrics Januari 2026: Universitas Teknokrat Indonesia Teratas di Lampung
Kegiatan rutin tiap semester ini pun menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengasah soft skill.
Mereka tidak hanya jago dalam hitungan teknis, tapi juga dituntut mampu menjelaskan konsep rumit tersebut kepada masyarakat umum dan siswa SMA/SMK dengan bahasa yang sederhana.
Kreativitas mahasiswa ini mendapat apresiasi langsung dari Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA.
BACA JUGA:CoE Metaverse Teknokrat Ajak Siswa SMKN 3 Kotabumi Eksplorasi AI dan Dunia Virtual
Menurutnya, maket rekayasa ini adalah bukti nyata kualitas pembelajaran berbasis praktik di Teknokrat.
"Kami sangat mengapresiasi karya ini. Mahasiswa mampu menerjemahkan teori teknik sipil yang kompleks menjadi media pembelajaran yang aplikatif dan mudah dipahami. Ini menunjukkan kualitas pembelajaran kita sangat kuat dan berbasis praktik," ungkap Dr. Nasrullah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
