Resep Nostalgia Ramadan: Es Gabus Jadul yang Sempat Dikira Spons, Ini Fakta dan Cara Membuatnya
Es gabus jadul kembali viral jelang Ramadan. Teksturnya memang unik, tapi bahannya aman dan rasanya penuh nostalgia. Takjil sederhana yang bikin ingat masa kecil -YouTube/@Resep Masakan Sederhana Remana -
RADARLAMPUNG.CO.ID - Viralnya jajanan jadul es kue kapas atau gabus yang disebut-sebut berbahan spons oleh dua oknum APH sempat bikin heboh warganet.
Jajanan yang dulu akrab menemani masa kecil ini mendadak jadi perbincangan hangat dan viral, terutama menjelang bulan Ramadan, ternyata juga banyak dicari untuk sajian takjil.
Padahal, es kue atau yang lebih dikenal dengan nama es gabus adalah jajanan klasik yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu.
Teksturnya yang kenyal dan tampak berpori sering menimbulkan salah paham bagi generasi yang baru pertama kali mencicipinya.
BACA JUGA:Resep Kue Basah Favorit Banyak Orang, Ide Usaha Camilan Takjil yang Diprediksi Laris di Ramadan 2026
Dari situlah muncul dugaan keliru bahwa es gabus terbuat dari bahan non-pangan.
Setelah ditelusuri, es gabus sama sekali tidak menggunakan spons atau bahan berbahaya.
Tekstur uniknya justru berasal dari proses pengolahan tepung yang dimasak hingga mengental, lalu dibekukan.
Hasil akhirnya memang terlihat berongga, namun sepenuhnya aman dikonsumsi jika dibuat dengan bahan yang benar.
BACA JUGA:Resep Cendol Durian Vietnam, Alternatif Menu Takjil Ramadan
Es Gabus, Takjil Legendaris yang Pernah Merajai Era 90-an
Di era 1980–1990-an, es gabus menjadi primadona jajanan anak sekolah.
Dijual keliling dengan gerobak sederhana, potongan es warna-warni ini selalu jadi incaran saat cuaca panas.
Harganya murah, rasanya ringan, dan tampilannya mencolok.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
