IHSG Masih Hijau dan Volume Naik Tapi Risiko Belum Hilang, Ini Signal Saham yang Jadi Incaran Trader
Kenaikan IHSG disertai volume beli yang meningkat, namun skenario koreksi jangka pendek tetap ada.-Ilustrasi-Freepik-
RADARLAMPUNG.CO.ID – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dinilai masih memiliki ruang penguatan pada perdagangan Rabu, 11 Februari 2026.
Meski begitu, peluang koreksi jangka pendek tetap perlu diantisipasi.
Penguatan indeks pada sesi sebelumnya memberi sinyal teknikal positif, namun pelaku pasar tetap mencermati sejumlah agenda penting, baik dari dalam maupun luar negeri.
Pada perdagangan hari ini, pukul 09.48 WIB, menguat 1,24 persen ke level 8.131,74.
BACA JUGA:IHSG Rawan Uji MA200 tapi Trader Masih Punya Opsi, Ini Deretan Signal Saham yang Bisa Dipantau
Kenaikan tersebut disertai peningkatan volume pembelian dan berhasil menutup area gap di kisaran 8.025–8.102.
Penguatan terjadi di tengah masih berlangsungnya aksi jual investor asing, sehingga laju indeks dinilai belum sepenuhnya bebas dari volatilitas.
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai secara teknikal IHSG masih berpeluang melanjutkan kenaikan dalam skenario terbaik.
Menurutnya, indeks berpotensi membentuk bagian wave (c) dari wave [x] dengan target di rentang 8.264 hingga 8.440.
BACA JUGA:IHSG Masih Sideways! Ini Daftar Signal Saham yang Patut Dipantau
Namun demikian, ia juga mengingatkan adanya potensi koreksi terlebih dahulu untuk membentuk pola konsolidasi.
“Pada skenario lain, IHSG berpeluang terkoreksi ke area 7.922–8.006 untuk membentuk wave (b) pada pola triangle,” ujar Herditya dalam riset harian, Rabu, 11 Februari 2026.
Herditya memetakan area support IHSG berada di level 7.712 dan 7.547, sementara resistance terdekat berada di kisaran 8.214 dan 8.354.
Pergerakan indeks ke depan dinilai sangat bergantung pada keberlanjutan minat beli domestik serta respons pasar terhadap sentimen global.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
