disway awards

IHSG Dekati 8.300 Target Lebih Jauh Mengintip, Ini Signal Saham dengan Area Beli dan Targetnya

IHSG Dekati 8.300 Target Lebih Jauh Mengintip, Ini Signal Saham dengan Area Beli dan Targetnya

Rebound berlanjut, tetapi pasar masih menyiapkan skenario koreksi pendek sebelum melanjutkan kenaikan.-Ilustrasi-Freepik-

RADARLAMPUNG.CO.ID – Reli IHSG belum menunjukkan tanda berhenti.

Setelah dua hari berturut-turut menguat, indeks berpeluang meneruskan kenaikan pada perdagangan Kamis, 12 Februari 2026, meski tekanan jual asing masih sesekali muncul di pasar reguler.

Pada pantauan terakhir pukul 09.30 WIB, IHSG naik 1,96 persen dan parkir di level 8.290,96.

Penguatan ini terjadi di tengah pergerakan saham yang cenderung selektif, ketika sebagian investor mulai berani menambah posisi, sementara sebagian lain tetap menjaga jarak menunggu kepastian katalis berikutnya.

BACA JUGA:IHSG Masih Hijau dan Volume Naik Tapi Risiko Belum Hilang, Ini Signal Saham yang Jadi Incaran Trader

Dari kacamata teknikal, Binaartha Sekuritas melihat peluang indeks mulai “mengisi” ruang kenaikan yang masih terbuka.

Target yang dipantau berada di sekitar 8.596, namun prasyaratnya jelas, IHSG perlu lebih dulu menembus 8.377 agar jalur penguatan semakin mulus.

“Momentum positif ini akan bertahan selama IHSG masih bergerak di atas 8.071,” ujar Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova dikutip dari riset hariannya pada Kamis, 12 Februari 2026.

Ivan menegaskan, skenario itu bisa berubah bila IHSG kehilangan pijakan di bawah 8.071.

BACA JUGA:IHSG Rawan Uji MA200 tapi Trader Masih Punya Opsi, Ini Deretan Signal Saham yang Bisa Dipantau

Jika itu terjadi, ia melihat risiko koreksi lanjutan yang berpotensi membawa indeks kembali menguji 7.785.

Binaartha menempatkan area support IHSG di 8.071, 7.785, 7.617, dan 7.362. Sementara resistance dipetakan di 8.377, 8.596, dan 8.837.

Saham pilihan versi Binaartha Sekuritas untuk perdagangan hari ini: AADI, ADRO, BBRI, INKP, dan JPFA.

Sementara itu, MNC Sekuritas menilai penguatan IHSG pada sesi sebelumnya sudah menyentuh target minimal yang sempat diproyeksikan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: