Menebar Cahaya Pendidikan dan Kepedulian bersama Rumah Qur'an Al Fath Di Bulan Ramadan
Rumah Quran Al-Fath Lampung Merupakan Lembaga Pendidikan Alquran Yang Didirikan Oleh Dosen Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Lampung. -Foto.Rumah Qur'an Al-Fath Lampung -
RADARLAMPUNG.CO.ID- Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Di bulan suci ini, banyak orang berlomba memperbanyak ibadah dan kebaikan.
Di Lampung, semangat itu juga terpancar dari sosok Dr. Rangga Firdaus, S.Kom., M.Kom., dosen Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Lampung, yang memilih mengisi Ramadan dengan mendampingi anak-anak belajar Al-Qur’an dan berbagi kebahagiaan melalui Rumah Qur’an Al Fath.
Bukan hanya sebagai pendidik di kampus, Dr. Rangga juga merupakan pendiri Rumah Qur’an Al Fath dan PAUD Al Fath Lampung. Bersama sang istri yang menjadi ketua yayasan, ia terus memberikan dukungan penuh agar lembaga tersebut dapat menjadi tempat tumbuhnya generasi Qur’ani.
“Di Ramadan ini, saya mengisi waktu sambil memantau kegiatan di Rumah Qur’an Al Fath. Insyaallah saya juga akan lebih turun langsung memberikan masukan dalam tim pengajaran dan dakwah bersama para ustadz,” ujarnya.
Rumah Qur’an Al Fath menjadi ruang belajar sekaligus ruang harapan bagi anak-anak sekitar. Sepanjang bulan Ramadhan, berbagai kegiatan keagamaan digelar secara terjadwal, mulai dari pembelajaran Iqro dan Al-Qur’an, murojaah hafalan, tadarus, hingga kajian malam.
Tak hanya itu, suasana Ramadhan semakin hangat dengan agenda sosial seperti pembagian takjil, buka puasa bersama, pesantren Ramadan, sahur bersama, serta program berbagi kasih bagi anak yatim piatu, dhuafa, dan guru ngaji.
Rumah Qur’an ini juga menerima dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah dari masyarakat yang ingin turut berbagi.
“Tidak setiap hari, ada jadwalnya. Tapi insyaallah saya selalu memantau,” katanya.
BACA JUGA:Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Mesuji Tembus Rp150 Ribu per Kilogram
Bagi Dr. Rangga, hidup adalah tentang ibadah, dan salah satu bentuk ibadah itu adalah menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Anak-anak di sini sekolah formal, lalu sore sampai malam mereka belajar mengaji dan mengikuti kegiatan Ramadan. Hidup itu untuk ibadah, salah satunya berbagi ceria dengan lingkungan,” tuturnya.
Rumah Qur’an Al Fath juga menjadi tempat belajar gratis. Anak-anak tidak dipungut biaya, karena yayasan berupaya memberikan ilmu pendidikan kepada mereka yang ingin belajar.
“Kita jadwalkan buka bersama juga. Mereka full tidak bayar di Rumah Qur’an ini. Berbagi juga dari kami sebagai pemilik yayasan, tapi kalau ada sumbangan dari masyarakat, alhamdulillah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
