Mayoritas Koin Konsolidasi, Tapi Signal Crypto Ini Berpotensi Naik Lebih dari 5 Persen
Ilustrasi Crypto Trading.-Foto: Pixabay/sergeitokmakov-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Pergerakan pasar crypto global masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah secara harian.
Data CoinMarketCap menunjukkan sebagian besar aset crypto berkapitalisasi besar masih bergerak di zona merah dalam 24 jam terakhir.
Bitcoin (BTC) diperdagangkan di level USD 66.443,69, turun sekitar 1,54% dalam 24 jam terakhir, dengan koreksi mingguan sebesar 0,76%.
Ethereum (ETH) berada di harga USD 1.954,65, melemah 1,88% secara harian, namun masih mencatat kenaikan tipis 0,76% dalam tujuh hari terakhir.
BACA JUGA:IHSG Dekati 8.300 Target Lebih Jauh Mengintip, Ini Signal Saham dengan Area Beli dan Targetnya
Di sisi lain, aset stablecoin cenderung stabil. Tether (USDT) diperdagangkan di sekitar USD 0,9994, sementara USD Coin (USDC) berada di level USD 0,9998.
Tekanan jual juga terlihat pada sejumlah altcoin besar. XRP berada di level USD 1,42, terkoreksi 3,67% dalam 24 jam. BNB diperdagangkan di harga USD 604,68, turun 2,05% secara harian.
Sementara itu, Solana (SOL) berada di level USD 81,55, melemah 4,26% dalam 24 jam, namun masih mencatat kenaikan 3,03% dalam tujuh hari terakhir, menandakan volatilitas yang masih cukup tinggi.
TRON (TRX) relatif lebih stabil di harga USD 0,2786, turun 1,17% dalam 24 jam dengan kenaikan tipis mingguan.
BACA JUGA:IHSG Masih Hijau dan Volume Naik Tapi Risiko Belum Hilang, Ini Signal Saham yang Jadi Incaran Trader
Aset lain seperti Dogecoin (DOGE) dan Cardano (ADA) juga mengalami koreksi harian. DOGE diperdagangkan di level USD 0,09849, turun 2,14% dalam 24 jam.
Sementara ADA berada di kisaran USD 0,2736, melemah 2,60% secara harian, namun masih menguat 7,16% dalam tujuh hari terakhir.
Secara keseluruhan, pasar menunjukkan tekanan jual masih mendominasi dalam jangka pendek, tetapi beberapa aset mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan secara mingguan.
Signal entry datang dari Fartcoin yang diprediksi berpotensi melanjutkan momentum kenaikan setelah adanya sinyal penguatan di area support terdekat.
BACA JUGA:IHSG Rawan Uji MA200 tapi Trader Masih Punya Opsi, Ini Deretan Signal Saham yang Bisa Dipantau
Area entry ideal berada di kisaran 3.120–3.150. Target take profit dipasang bertahap di rentang 3.250 hingga 3.300.
Adapun stop loss disarankan di level 3.050 guna membatasi risiko apabila harga bergerak berlawanan arah.
Pastikan tetap disiplin manajemen risiko dan pantau volume serta pergerakan pasar sebelum mengambil keputusan.
Disclaimer: Investor disarankan untuk selalu melakukan analisis mandiri secara mendalam sebelum mengambil keputusan terkait.
BACA JUGA:MACD Mulai Jinak Stochastic Oversold, Ini Daftar Signal Saham yang Layak Dipantau
*)Peserta Magang Kemnaker Batch 1
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
