Peluang Lolos 1:10, Peminat SNBP Unila Tembus 26.957
Humas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Lampung, Dr.M.Komarudin-Foto.Lia Nanda Agustina-
RADARLAMPUNG.CO.ID– Berdasarkan data terbaru, total peminat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di Universitas Lampung (Unila) mencapai 26.957 orang. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2025 yang tercatat 25.294 peminat.
Ini membuktikan, antusiasme calon mahasiswa untuk masuk Universitas Lampung (Unila) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 terus menunjukkan tren positif.
Sementara itu, kuota SNBP 2026 di Unila sebanyak 2.960 kursi dari total daya tampung keseluruhan 9.800 kursi. Secara umum, peluang lolos berada di kisaran 1:10. Namun, tingkat keketatan berbeda di masing-masing program studi.
Humas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila, Dr. M. Komarudin, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah peminat ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Unila.
“Alhamdulillah, tahun ini jumlah peminat SNBP Unila mencapai 26.957 peserta. Ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Secara umum peluang kelulusan berada di angka 1 banding 10, tetapi untuk masing-masing program studi tentu berbeda tergantung daya tampung dan jumlah peminatnya,” ujarnya.
Komarudin menambahkan, beberapa program studi memiliki tingkat keketatan yang cukup tinggi. “Prodi Gizi misalnya, dengan daya tampung 10 kursi diminati 901 peserta sehingga tingkat keketatannya mencapai 1:87. Begitu juga Farmasi 1:37 dan Sistem Informasi 1:34. Ini menunjukkan persaingan yang sangat kompetitif,” jelasnya.
Data juga mencatat sejumlah prodi dengan lonjakan peminat signifikan, seperti Manajemen dengan 1.477 peminat, Pendidikan Kedokteran 1.090 peminat, Ilmu Pemerintahan 559 peminat, serta Bisnis Digital 570 peminat.
Menurut Komarudin, tren dunia kerja turut memengaruhi pilihan calon mahasiswa. “Kami melihat minat pada bidang kesehatan, teknologi informasi, dan ekonomi digital terus meningkat. Ini sejalan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini,” katanya.
Ia pun mengimbau calon peserta untuk mencermati daya tampung dan tingkat keketatan sebelum menentukan pilihan. “Kami berharap para siswa memilih program studi sesuai minat dan kemampuan, serta mempertimbangkan peluang yang ada agar dapat bersaing secara optimal,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
