Mahasiswa Teknik Komputer Teknokrat Ciptakan Inovasi Inkubator Tetas Telur Otomatis
Mahasiswa Teknik Komputer Teknokrat Ciptakan Inovasi Inkubator Tetas Telur Otomatis-Foto.Universitas Teknokrat Indonesia-
RADARLAMPUNG.CO.ID- Mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK), Program Studi S1 Teknik Komputer Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung menciptakan inovasi berbasis teknologi melalui pengembangan Inkubator Tetas Telur Otomatis.
Produk ini merupakan luaran mata kuliah Sistem Tertanam Lanjut sekaligus menjadi salah satu produk unggulan Program Studi Teknik Komputer yang ditampilkan dalam kegiatan Academic Expo 2026.
Inkubator tetas telur otomatis ini dirancang berbasis mikrokontroler ESP32 untuk membantu proses penetasan telur agar lebih stabil, efisien, dan minim pengawasan manual.
Sistem ini dilengkapi sensor DHT22 untuk membaca suhu di dalam inkubator secara real-time, yang kemudian ditampilkan melalui LCD I2C sehingga memudahkan proses pemantauan kondisi inkubator.
BACA JUGA:Membanggakan, Mahasiswa Teknokrat Jadi Speaker di ASEAN Intel Student Forum Filipina
Sebagai sumber panas, alat ini menggunakan lampu pijar 25 watt yang bekerja secara otomatis berdasarkan suhu. Lampu akan menyala ketika suhu berada di bawah 37,5°C dan akan mati saat suhu mencapai 38°C.
Selain itu, kipas pendingin bekerja mengikuti logika lampu untuk menjaga kestabilan suhu sekaligus memastikan sirkulasi udara di dalam inkubator tetap optimal.
Untuk meningkatkan tingkat keberhasilan penetasan, inkubator ini juga dilengkapi servo MG996R yang berfungsi membalik telur secara otomatis dalam interval waktu tertentu.
BACA JUGA:Mahasiswa Teknokrat Raih Juara Nasional Videografi di IPB University
Mekanisme ini bertujuan agar panas dapat merata pada seluruh bagian telur, sehingga mendukung proses embrio berkembang secara optimal.
Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Dr.Sc. Dedi Darwis, M.Kom., mengapresiasi karya mahasiswa tersebut dan menegaskan bahwa inovasi seperti ini sejalan dengan visi FTIK dalam mendorong pengembangan teknologi terapan.
“Produk inkubator tetas telur otomatis ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Komputer mampu menghasilkan karya yang tidak hanya akademis, tetapi juga memiliki potensi implementasi di bidang peternakan dan agribisnis,” ungkapnya.
Ketua Program Studi S1 Teknik Komputer Universitas Teknokrat Indonesia, Yuri Rahmanto, M.Kom., menambahkan, bahwa produk ini mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan teori dan praktik sistem tertanam untuk menghasilkan solusi nyata yang aplikatif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
