disway awards

Februari Jadi Bulan Paling Rawan, 285 Banjir dan 53 Longsor Hantam Bandar Lampung Sepanjang 2025

Februari Jadi Bulan Paling Rawan, 285 Banjir dan 53 Longsor Hantam Bandar Lampung Sepanjang 2025

Personel BPBD Bandar Lampung saat mengevakuasi tanah longsor di wilayah Bandar Lampung akibat hujan deras pada Minggu (22/2) malam sampai Senin dini hari (23/2).-Foto. BPBD Bandar Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung mencatat 285 banjir dan 53 tanah longsor sepanjang 2025.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bandar Lampung Idham Basyar Syahputra menyebut, dari 285 lokasi banjir atau genangan air di Bandar Lampung pada 2025 terbanyak terjadi pada bulan Februari, sebanyak 111 kejadian genangan air.

"Untuk kejadian tanah longsor terbanyak pada bulan Februari dan April 2025 sekitar 15 kejadian tanah longsor pada masing-masing bulan tersebut," jelas Idham.

Sementara awal tahun 2026, sambung Idham, tercatat 51 kejadian banjir pada Januari dan 7 peristiwa tanah longsor pada Februari. "Kami masih mendata terbaru terlebih pada Minggu (22/2) terjadi curah hujan deras dan angin kencang yang menyebabkan terjadi genangan air (banjir), tanah longsor dan pohon tumbang," jelas Idham.

Idham turut menyampaikan, dalam beberapa hari ini memang diperkirakan cuaca ekstrem terjadi di Bandar Lampung.

BACA JUGA:Cuaca Ekstrem Landa Bandar Lampung, 3 Pohon Tumbang Timpa Mobil, Ruko, hingga Tembok Sekolah Dalam Semalam

Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat berhati- hati, apabila hujan lebat dan angin kencang serta menghindari pohon besar. 

"Lebih baik meneduh terlebih dahulu bagi pengendara motor apabila terjadi hujan lebat dan angin kencang," imbaunya.

Lebih lanjut, Idham menyampaikan, cuaca ekstrem tersebut berdampak signifikan di beberapa wilayah kecamatan.

Mengingat prediksi cuaca buruk yang diperkirakan masih akan bertahan hingga bulan depan. Ia pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

BACA JUGA:Belasan Pohon Tumbang Di Kota Metro Akibat Cuaca Ekstrem, BPBD Minta Maaf Belum Semua Tertangani

"Bagi masyarakat yang beraktifitas di luar disarankan agar tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang. Untuk menjauhkan diri dari papan reklame, baliho atau kontruksi besi yang terlihat rapuh. Serta, pastikan saluran drainase di sekitar rumah aman tidak tersendat," terangnya.

Idham juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap memantau informasi cuaca resmi dan segera melaporkan kejadian darurat kepada call center BPBD atau instansi terkait di kota Bandar Lampung.

Dirinya juga menyampaikan, pemerintah Bandar Lampung siagan 24 jam dalam menerjunkan tim satuan tugas (satgas) terpadu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait