Perang Sarung Bikin Resah, Polisi dan Pemkot Bandar Lampung Bentuk Tim Khusus, Ini Langkah Tegasnya
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana bersama Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, saat menanggapi keresahan warga terkait fenomena 'perang sarung' yang kerap mewarnai bulan suci Ramadan.-Foto.Dokumentasi Warga-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung bersama Polresta setempat sepakat memberantas perang sarung di bulan suci Ramadan.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menanggapi keresahan warga terkait fenomena 'perang sarung' yang kerap mewarnai Ramadan.
Langkah tegas ini diambil untuk memastikan kekhusyukan ibadah masyarakat tidak terganggu.
Aksi anarkis kelompok remaja kerap memanfaatkan waktu menjelang sahur untuk berbuat onar.
BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Siapkan Beasiswa Pendidikan untuk 10 Ribu Siswa SMA/SMK dan Perguruan Tinggi
Eva menginstruksikan seluruh jajaran dari tingkat kecamatan hingga RT untuk membentuk satgas gabungan.
Tim ini terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RT, Kepala Lingkungan (LK), Linmas, lurah, hingga camat.
"Semua harus turun ke lapangan! Saya perintahkan tim satgas untuk tidak ragu melakukan interogasi jika melihat kerumunan atau hal mencurigakan saat operasi keliling," tegas Bunda Eva.
Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi buah hatinya.
Menurutnya, banyak orang tua tidak menyadari anaknya terlibat aksi berbahaya di luar rumah.
"Jika ditemukan kejanggalan, tim kami akan langsung menginterogasi dan melaporkannya ke pihak kepolisian terdekat jika terbukti ada pelanggaran," tambahnya.
Di sisi lain, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menginformasikan video fenomena 'perang sarung' sempat memicu kepanikan warga di salah satu kecamatan.
Menurut Kombes Pol Alfret, tim khusus yang dibentuk kepolisian sebenarnya telah bergerak cepat di lapangan sebelum aksi meluas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

