Fokus Penyangga Wisata dan Ekonomi, Anggaran Jalan Tanggamus Ditambah Rp23 Miliar
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela saat meninjau proses penanganan longsor.---Sumber foto : Biro Adpim.---
RADARLAMPUNG.CO.ID – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Tanggamus.
Bahkan pada tahun anggaran 2026, anggaran perbaikan jalan provinsi di daerah tersebut ditingkatkan signifikan.
Menurutnya, pada 2026 Pemprov Lampung mengalokasikan dana sebesar Rp81,76 miliar untuk rekonstruksi jalan di Tanggamus. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp58 miliar.
“Tahun 2026 ini Pemerintah Provinsi Lampung menganggarkan Rp81,76 miliar dengan luas perbaikan rekonstruksi jalan hampir 9 kilometer,” ujar Jihan.
BACA JUGA:IHSG Kembali Tertekan Setelah Turun 1,04 Persen, Ini Proyeksi dan Rekomendasi Saham 27 Februari 2026
Ia menjelaskan, fokus pembangunan diarahkan pada wilayah penyangga ekonomi dan destinasi wisata unggulan, seperti ruas menuju Cukuh Balak hingga Teluk Kiluan.
Jihan mengakui potensi besar daerah tersebut harus ditopang dengan infrastruktur yang memadai.
“Kami Pemerintah Provinsi Lampung malu karena daerahnya luar biasa, potensi luar biasa, tapi jalannya luar biasa jelek. Pak Gubernur akhirnya mau membangun ruas jalan tersebut,” katanya.
Selain menyampaikan peningkatan anggaran, Jihan juga meninjau langsung progres penanganan longsor di ruas jalan Provinsi Simpang Umbar–Putih Doh, tepatnya di Pekon Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak.
BACA JUGA:Link Nonton Frieren Beyond Journey’s End Season 2 Episode 6: Ancaman Iblis di Utara
Longsor yang terjadi awal Februari lalu dipicu curah hujan tinggi hingga menyebabkan tanah di tepi jurang labil dan amblas.
Kondisi ini sempat mengganggu akses masyarakat, terutama jalur penghubung menuju destinasi wisata seperti Teluk Kiluan dan Pantai Gigi Hiu.
Pemprov Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) segera melakukan penanganan darurat berupa pemasangan buis beton sebagai saluran drainase lereng untuk mengurangi tekanan air tanah.
Selain itu, dilakukan penguatan lereng dengan pembangunan struktur penahan tanah guna mencegah longsor susulan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
