KONI Lampung Optimalkan Sport Science untuk Dongkrak Performa Atlet Jelang PON Bela Diri II 2026
--
RADARLAMPUNG.CO.ID — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung terus memperkuat komitmen meningkatkan prestasi olahraga melalui penerapan sport science.
Langkah ini diimplementasikan secara intensif melalui rangkaian tes fisik atlet sebagai bagian persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Tahap II di Manado.
Anggota Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Lampung Yopi Hutomo Bhakti mengatakan, integrasi teknologi mutakhir kini menjadi pilar utama program latihan atlet Lampung.
Penggunaan perangkat seperti GPS tracking, sistem load monitoring, hingga analisis biomekanik tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar.
Yopi menegaskan bahwa di era olahraga modern perkembangan atlet harus dipantau berdasarkan data objektif.
Hal ini bertujuan meminimalkan kesalahan penilaian yang bersifat subjektif.
“Kami ingin semuanya berbasis angka. Sebagai contoh, jika target performa berada di angka 100 dan kondisi atlet saat ini masih di angka 68," ujar Yopi, Kamis, 5 Maret 2026.
Melalui sport science pihaknya bisa memetakan secara presisi letak kekurangannya.
BACA JUGA:KONI Lampung Jajaki Taman Kehati Jadi Pusat Sport Tourism Ramah Lingkungan
Apakah itu pada daya tahan, kekuatan otot, atau aspek lainnya.
Untuk memastikan progres yang akurat, KONI Lampung merencanakan minimal dua kali tes fisik.
Tes tersebut meliputi tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test).
Pihak Binpres juga mengusulkan adanya tes antara sehingga total tes dilakukan tiga kali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
