disway awards

Magang Berdampak! Mahasiswa Teknokrat Terjun ke Proyek Strategis Pembangunan Sekolah Rakyat

Magang Berdampak! Mahasiswa Teknokrat Terjun ke Proyek Strategis Pembangunan Sekolah Rakyat

Foto dok Universitas Teknokrat Indonesia.--

RADARLAMPUNG.CO.IDUniversitas Teknokrat Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi dunia kerja melalui program magang berdampak. Kali ini, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Sipil diterjunkan langsung ke proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Lampung Timur yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya.

Keterlibatan mahasiswa dalam proyek tersebut menjadi salah satu upaya menjembatani pembelajaran di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori yang dipelajari di kelas, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana proses pembangunan infrastruktur dilaksanakan secara profesional.

Sejumlah dosen dari Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia turut mengantarkan mahasiswa ke lokasi proyek sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan pembelajaran berbasis praktik. Kehadiran dosen di lapangan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia industri konstruksi.

Ketua Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia Dr. Ir. Lilik Ariyanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. menjelaskan bahwa program magang berdampak merupakan bagian penting dalam proses pendidikan mahasiswa teknik sipil.

Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki pengalaman langsung di lapangan agar mampu memahami bagaimana teori yang dipelajari dapat diterapkan dalam proyek nyata.

“Mahasiswa tidak hanya belajar tentang perencanaan struktur, manajemen konstruksi, maupun mekanika tanah di ruang kuliah, tetapi juga harus melihat langsung bagaimana proses tersebut berjalan dalam sebuah proyek konstruksi,” ujarnya.

BACA JUGA:Universitas Teknokrat Indonesia Tambah Doktor, Lia Febria Lina Raih Predikat Cumlaude di Unair

Program magang berdampak ini direncanakan berlangsung selama tiga bulan. Selama masa tersebut, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas proyek, mulai dari pengenalan manajemen proyek, pengawasan pekerjaan di lapangan, hingga memahami proses koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan.

Proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi lokasi magang mahasiswa Teknokrat memiliki nilai strategis karena bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas pendidikan yang memadai diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Dalam proyek tersebut, PT Brantas Abipraya bertindak sebagai kontraktor pelaksana. Perusahaan konstruksi milik negara ini dikenal memiliki pengalaman panjang dalam menangani berbagai proyek infrastruktur nasional, mulai dari bendungan, jalan, jembatan hingga pembangunan gedung.

Menariknya, proyek pembangunan Sekolah Rakyat ini mengalami percepatan target penyelesaian. Jika sebelumnya direncanakan rampung pada Agustus, proyek tersebut kini ditargetkan selesai lebih cepat, yakni pada Juni.

BACA JUGA:Hebat! Dosen Dan Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Raih Paten Komposter Cerdas Dari Kemenkum RI

Percepatan proyek tentu menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh pihak yang terlibat. Berbagai strategi harus disiapkan, mulai dari pengaturan tenaga kerja, pengelolaan material, hingga pengendalian jadwal pekerjaan agar proyek dapat selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas dan keselamatan kerja.

Bagi mahasiswa yang sedang menjalani magang berdampak, kondisi tersebut justru menjadi kesempatan belajar yang sangat berharga. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana tim proyek menyusun strategi untuk mengejar target waktu sekaligus menjaga mutu pekerjaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait