Puluhan Ribu Siswa SD dan SMP di Bandar Lampung Siap Ikuti TKA
Puluhan Ribu Siswa SD dan SMP di Bandar Lampung Ikuti TKA-Ilustrasi/[email protected]
RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung mencatat ratusan sekolah menyatakan kesiapan Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD dan SMP di Kota Tapis Berseri ini.
Dari catatan Tim Teknis Tes Kemampuan Akademik (TKA) Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung tersebut, membuktikan pelaksanaan tes kemampuan akademik sebagai bentuk evaluasi akademik tersebut mendapat respons positif dari satuan pendidikan.
Koordinator Tim Teknis TKA yang juga staf kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung Nurkayat, S.Kom mengatakan antusiasme sekolah terlihat dari jumlah satuan pendidikan yang berpartisipasi.
“Respon sekolah terhadap TKA sangat baik dan sangat antusias. Terbukti dari data terdapat 239 SD negeri dan swasta serta 138 SMP negeri dan swasta yang aktif dan semuanya menyatakan kesiapan mengikuti TKA,” ujarnya.
Berdasarkan data tim teknis, pada jenjang SD tercatat 239 satuan pendidikan mengikuti TKA, terdiri dari 166 sekolah negeri dan 73 swasta. Jumlah peserta mencapai 14.416 siswa, dengan rincian 7.315 laki-laki dan 7.101 perempuan.
Sementara pada jenjang SMP terdapat 138 sekolah yang mengikuti TKA, terdiri dari 45 SMP negeri dan 93 swasta. Total peserta mencapai 14.811 siswa, dengan 7.501 laki-laki dan 7.310 perempuan.
Selain itu, TKA juga diikuti peserta dari pendidikan kesetaraan. Untuk Paket A terdapat 27 lembaga dengan 371 peserta, sedangkan Paket B diikuti 30 lembaga dengan total 488 peserta.
Namun demikian, Nurkayat menjelaskan terdapat satu SMP swasta yang akhirnya tidak mengikuti TKA. Awalnya sekolah tersebut menyatakan siap, namun saat tahap simulasi memutuskan mundur.
“Hal itu karena jumlah siswanya hanya tiga orang dan ada orang tua yang tidak mengizinkan anaknya mengikuti TKA,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan TKA, seperti komputer atau laptop, jaringan internet yang stabil, serta pasokan listrik, agar kegiatan berjalan lancar. Selain itu, siswa juga dianjurkan untuk rutin berlatih soal, baik yang dibuat guru maupun melalui simulasi TKA secara daring yang disediakan oleh Pusat Asesmen Pendidikan.
Pada tahap simulasi, pelaksanaan tidak melibatkan siswa, melainkan hanya proktor dan teknisi sekolah untuk memastikan kesiapan perangkat. Secara umum simulasi berjalan lancar, meskipun sempat ditemukan kendala pada perangkat Chromebook yang belum dapat terhubung dengan sistem TKA.
“Namun pusat sudah melakukan mitigasi dan memastikan saat gladi maupun pelaksanaan nanti, Chromebook sudah dapat digunakan untuk TKA,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
