disway awards

Kuliah Gratis di Korea, Beasiswa S2 UNIST 2026 Beri Tunjangan Hingga Jutaan per Tahun

Kuliah Gratis di Korea, Beasiswa S2 UNIST 2026 Beri Tunjangan Hingga Jutaan per Tahun

Kampus UNIST di Korea Selatan yang membuka beasiswa S2 fully funded untuk mahasiswa internasional-instagram/@wsjung77-

RADARLAMPUNG.CO.ID - Bagi lulusan sarjana yang berencana melanjutkan studi ke luar negeri, program beasiswa S2 (Magister) dari Ulsan National Institute of Science and Technology (UNIST) bisa menjadi salah satu opsi menarik tahun ini.

Kampus berbasis riset tersebut kembali membuka penerimaan mahasiswa internasional untuk jenjang magister (S2) dengan dukungan pembiayaan penuh.

Proses pendaftaran beasiswa S2 dijadwalkan berlangsung pada 6 April hingga 15 April 2026.

Program ini memberi kesempatan bagi pelamar dari berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk menempuh pendidikan di South Korea tanpa harus memikirkan biaya kuliah utama.

BACA JUGA:Mahasiswa Informatika Universitas Teknokrat Indonesia Lolos Beasiswa Coding Camp 2026

Dalam skema yang ditawarkan, mahasiswa yang dinyatakan diterima akan langsung memperoleh fasilitas beasiswa.

Dukungan ini berasal dari kombinasi pendanaan pemerintah Korea Selatan dan pihak universitas, yang memang ditujukan untuk menarik talenta internasional di bidang sains dan teknologi.

Beberapa manfaat utama yang diberikan antara lain pembebasan biaya pendidikan serta bantuan finansial tahunan.

Untuk jenjang magister, mahasiswa akan menerima tunjangan sekitar 9,6 juta won per tahun, yang biasanya disalurkan secara berkala untuk menunjang kebutuhan hidup selama studi berlangsung.

BACA JUGA:Tanpa Syarat Rumit, Beasiswa S1 di Eropa Ini Buka Pendaftaran hingga April 2026

Tak hanya itu, mahasiswa juga memiliki peluang memperoleh tambahan pendanaan melalui keterlibatan dalam proyek riset atau sebagai asisten akademik di lingkungan kampus.

Sebagai institusi yang berfokus pada inovasi, UNIST menyediakan beragam program studi yang berkaitan dengan perkembangan teknologi modern.

Mulai dari ilmu dasar seperti fisika dan kimia, hingga bidang terapan seperti teknik mesin, teknik kimia, serta rekayasa robotika.

Selain itu, bidang yang sedang berkembang pesat seperti kecerdasan buatan (AI), data science, dan computer science juga menjadi bagian dari program unggulan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait