Viral Gagak Penuhi Langit Tel Aviv, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
Ribuan gagak terlihat memenuhi langit dan jalanan Tel Aviv-x/@yaxandiou-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Fenomena tak biasa menyita perhatian publik dunia setelah ribuan burung gagak terlihat memenuhi langit hingga jalanan di Tel Aviv, Israel.
Momen tersebut dengan cepat viral di media sosial, terlebih karena terjadi di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.
Dalam sejumlah video yang beredar sejak Kamis, 26 Maret 2026, kawanan gagak tampak beterbangan dalam jumlah besar, bahkan terlihat menutupi sebagian jalan dan kendaraan.
Rekaman yang diambil dari dalam mobil oleh seorang pengendara menjadi salah satu yang paling banyak dibagikan, memicu beragam reaksi dari warganet.
Sebagian pengguna media sosial mengaitkan kemunculan burung-burung tersebut dengan situasi konflik yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang saat ini disebut telah memasuki hari ke-26.
Tak sedikit pula yang menafsirkan fenomena ini sebagai pertanda buruk, bahkan menghubungkannya dengan simbol-simbol dalam teks keagamaan.
Dalam sejumlah tafsir, burung pemakan bangkai seperti gagak atau burung sejenis kerap dikaitkan dengan gambaran kehancuran pascaperang, sebagaimana muncul dalam narasi apokaliptik seperti Kitab Wahyu.
Hal ini turut memperkuat persepsi sebagian publik bahwa kejadian tersebut memiliki makna simbolis tertentu.
Namun demikian, para ahli menegaskan bahwa fenomena ini memiliki penjelasan ilmiah dan tidak berkaitan langsung dengan pertanda supranatural.
Kawanan gagak yang terbang dalam jumlah besar dinilai sebagai bagian dari perilaku alami burung, terutama saat memasuki periode migrasi musiman.
Wilayah Israel sendiri dikenal sebagai salah satu jalur penting migrasi burung dunia. Setiap tahunnya, jutaan hingga ratusan juta burung melintasi kawasan ini, terutama ketika terjadi peralihan musim.
Selain faktor migrasi, keberadaan sumber makanan di wilayah perkotaan seperti Tel Aviv juga menjadi daya tarik tersendiri bagi burung gagak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

