Tiga Jurnal Unggulan Unila Tembus Indeksasi DOAJ, Ini Daftarnya
Tiga Jurnal Unggulan Unila Tembus Indeksasi DOAJ. -Foto.Anggi Rhaisa/Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID– Universitas Lampung (Unila) kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah internasional.
Tak Tanggung- Tanggung, tiga jurnal ilmiah milik Unila resmi dinyatakan lolos indeksasi dalam Directory of Open Access Journals (DOAJ), sebuah basis data jurnal akses terbuka paling berpengaruh di dunia.
Ketiga jurnal tersebut adalah, Jurnal Agrotropika (Fakultas Pertanian), Jurnal Geosains dan Remote Sensing / JGRS (Fakultas Teknik), Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati / J-BEKH (FMIPA).
Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menyambut bangga capaian ini. Menurutnya, keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa kualitas riset dan tata kelola jurnal di Unila telah memenuhi standar tinggi lembaga indeksasi dunia.
BACA JUGA:Gubernur Mirza dan Wagub Jihan ‘Back to Campus’, Kompak Daftar S-3 di Pascasarjana Unila
"Ini adalah manifestasi visi Unila menuju World Class University. Lolosnya ketiga jurnal ini membuktikan transparansi dan kualitas publikasi kita diakui secara internasional," ujar Prof. Lusmeilia.
Ia menambahkan, prestasi ini tidak hanya mendongkrak reputasi fakultas, tetapi juga secara otomatis mengangkat derajat institusi dalam pemeringkatan perguruan tinggi global.
Senada, Kepala LPPM Unila, Dr. Eng. Ir. Dikpride Despa, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menjelaskan bahwa menembus DOAJ bukanlah perkara mudah. Mengingat tingkat penolakan (rejection rate) yang sangat tinggi, konsistensi dalam proses peer-review menjadi kunci utama.
"LPPM berkomitmen menjadikan pencapaian ini sebagai pendorong bagi puluhan jurnal lain di Unila yang saat ini sedang dalam proses akselerasi menuju indeksasi internasional," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pusat Publikasi dan Kerja Sama LPPM Unila, Ir. Gigih Forda Nama, S.T., M.T.I., IPM., menekankan bahwa DOAJ merupakan pemegang "tahta tertinggi" dalam ekosistem jurnal Open Access.
"Masuknya ketiga jurnal ini adalah pengakuan atas kepatuhan Unila terhadap standar praktik publikasi terbaik dunia, termasuk aspek lisensi dan perlindungan hak cipta bagi peneliti," jelas Gigih.
Dengan keberhasilan ini, karya ilmiah dari peneliti Unila kini memiliki visibilitas global yang lebih luas.
Peneliti dari seluruh dunia kini dapat mengakses, mengutip, dan mendistribusikan artikel dari ketiga jurnal tersebut secara terbuka melalui laman resmi DOAJ.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

