Hutama Karya Percepat Pembangunan Tol Palembang–Betung, Progres Konstruksi Tembus 81,99 Persen

Hutama Karya Percepat Pembangunan Tol Palembang–Betung, Progres Konstruksi Tembus 81,99 Persen

Foto dok Hutama Karya for Radar Lampung.--

RADARLAMPUNG.CO.ID – PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung yang menjadi salah satu ruas strategis dalam jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di wilayah Sumatra Selatan. Proyek ini diproyeksikan memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendukung kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat.

Hingga April 2026, progres pengadaan lahan proyek tersebut telah mencapai 87,45 persen, sementara progres konstruksi menyentuh angka 81,99 persen. Jalan tol sepanjang 69,2 kilometer itu dibagi menjadi tiga seksi utama dengan perkembangan pembangunan yang terus dikebut.

Untuk seksi Palembang–Rengas sepanjang 21,5 kilometer, progres pengadaan lahannya tercatat mencapai 95,43 persen dan konstruksi sebesar 92,07 persen. Sementara seksi Rengas–Pangkalan Balai sepanjang 33 kilometer menunjukkan progres lahan 95,58 persen dan konstruksi 89,88 persen.

Adapun pada seksi Pangkalan Balai–Betung sepanjang 14,7 kilometer, progres pengadaan lahan mencapai 89,09 persen dengan progres konstruksi sebesar 57,17 persen.

BACA JUGA:Progres Tol Palembang–Betung Capai 85,74 Persen, Hutama Karya Terapkan Metode Khusus di Sungai Musi

Direktur Operasi III PT Hutama Karya, Iwan Hermawan, bersama Plt Executive Vice President Divisi Pembangunan Jalan Tol Dwi Aryono Bayuaji dan jajaran manajemen melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Kamis (7/5). Peninjauan dilakukan di sejumlah titik strategis seperti area vacuum, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), hingga kawasan Interchange Pangkalan Balai.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai target serta mengevaluasi berbagai kebutuhan percepatan di lapangan.

“Pembangunan Tol Palembang–Betung terus kami dorong agar dapat berjalan sesuai target, dengan tetap mengutamakan aspek mutu, keselamatan, dan tata kelola konstruksi yang baik,” ujar Iwan dalam keterangannya.

Ia menegaskan, ruas tol tersebut nantinya akan menjadi bagian penting penghubung Provinsi Sumatra Selatan dan Jambi. Kehadiran jalan tol diharapkan mampu memperkuat konektivitas kawasan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatra bagian selatan.

Menurutnya, koordinasi antara manajemen proyek dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna mempercepat penyelesaian pekerjaan serta mengantisipasi berbagai kendala teknis di lapangan.

“Kami ingin memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan efektif dan sesuai standar. Hambatan yang muncul di lapangan harus segera ditangani agar progres pembangunan tetap terjaga,” tambahnya.

Jalan Tol Palembang–Betung sendiri merupakan kelanjutan dari ruas Tol Kayu Agung–Palembang yang telah lebih dahulu beroperasi. Apabila nantinya tersambung penuh, jalur tersebut diyakini mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dan memperlancar distribusi barang maupun jasa di Sumatra Selatan.

BACA JUGA:Arus Mudik Lebaran 2026 di JTTS Meledak, Hutama Karya Catat Trafik Naik hingga 235 Persen

Selain mendukung sektor transportasi dan logistik, proyek ini juga diproyeksikan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di sejumlah wilayah yang dilintasi jalan tol.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait