Warga Bandar Lampung Kembali Dapat Jatah Sapi Kurban dari Presiden, Kali Ini Jenis Simmental
Ilustrasi Sapi Simental -Foto Melida Rohlita-
RADARLAMPUNG.CO.ID – Kota Bandar Lampung kembali mendapat bantuan sapi kurban dari Presiden RI untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Tahun ini, sapi bantuan yang disiapkan memiliki bobot fantastis mencapai 1.001 kilogram dan merupakan jenis simental.
Sapi kurban bantuan kemasyarakatan (Banmas) Presiden tersebut berasal dari peternak lokal milik Nopian Susanto, warga Jalan Pulau Singkep, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Dedeh Ernawati mengatakan, proses penetapan sapi kurban Presiden telah melalui sejumlah tahapan mulai dari pengecekan kesehatan, verifikasi administrasi hingga peninjauan langsung oleh tim dari Sekretariat Presiden.
“Bandar Lampung kembali mendapatkan bantuan sapi kurban Presiden tahun ini. Sapinya jenis simmental dengan berat mencapai 1.001 kilogram dan usianya sekitar empat tahun,” Kata Dedeh, Minggu, 18 Mei 2026.
BACA JUGA:Prediksi Idul Adha 2026 Jatuh 27 Mei, Kesempatan Libur Panjang dan Persiapan Kurban
Menurutnya, sapi tersebut dipilih karena memenuhi seluruh persyaratan yang ditentukan, baik dari sisi kesehatan maupun bobot ternak.
Bahkan, proses penawaran harga dilakukan langsung bersama tim Sekretariat Presiden melalui video call dan peninjauan langsung pada beberapa waktu lalu.
Dalam proses tersebut, hadir perwakilan Sekretariat Presiden yakni Adun Rusmawan dan Erman, kemudian tim dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, serta peternak sapi.
“dilanjutkan lagi dengan penyelesaian administrasi dan peninjauan kandang oleh tim Setpres,” jelasnya.
Dedeh menerangkan, kandang sapi berada di kawasan Jalan RA Basyid, perbatasan Kota Bandar Lampung dengan Kabupaten Lampung Selatan.
Selama proses pendampingan, kondisi hewan ternak terus dipantau oleh dokter hewan.
Dirinya memastikan sapi bantuan Presiden tersebut dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban untuk masyarakat.
“Sapi sudah diperiksa kesehatannya dan telah mendapat vaksin PMK. Tim dokter hewan juga terus melakukan pemantauan agar kondisi ternak tetap prima sampai hari pemotongan nanti,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

