Paket Premium Baru Tiktok, Tawarkan Privasi dan FYP Lebih Bersih

Paket Premium Baru Tiktok, Tawarkan Privasi dan FYP Lebih Bersih

Paket Premium Baru Tiktok--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Platform video pendek TikTok mulai mengubah arah bisnisnya.

Bukan lagi hanya mengandalkan iklan dan algoritma, TikTok kini menghadirkan paket premium bebas iklan yang sekaligus menjanjikan perlindungan data pengguna lebih ketat.

Langkah ini menjadi sinyal penting di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terhadap pelacakan digital dan penggunaan data perilaku untuk kebutuhan pemasaran.

TikTok resmi meluncurkan layanan subscription tanpa iklan untuk pengguna di Inggris. Paket ini dibanderol sekitar £3,99 per bulan atau setara Rp80 ribuan dan ditujukan khusus bagi pengguna berusia di atas 18 tahun.

BACA JUGA:Xiaomi 17T Series Bocor Sebelum Rilis, Xiaomi Seperti Sedang Mendorong Smartphone Kelas Flagship

Berbeda dari layanan premium biasa, TikTok tidak hanya menawarkan pengalaman menonton yang lebih bersih dari iklan di halaman FYP.

Platform ini juga menjanjikan bahwa data perilaku pengguna tidak akan dipakai untuk penargetan iklan pihak ketiga.

Kombinasi antara kenyamanan dan privasi itulah yang membuat layanan ini langsung menarik perhatian.

Selama bertahun-tahun, media sosial hidup dari iklan berbasis data pengguna. Namun kini arah industrinya mulai berubah.

BACA JUGA:Vivo Y60 Hadir dengan Pendekatan Berbeda, HP Entry-Level Mulai Terasa Lebih Matang

Pengguna makin sadar bahwa aktivitas digital mereka terus dipantau untuk kepentingan algoritma dan pemasaran.

Melalui paket premium terbaru ini, perusahaan mencoba menawarkan alternatif pengguna bisa menikmati konten tanpa harus “membayar” dengan data pribadi mereka.

Strategi tersebut juga dinilai sebagai upaya TikTok membangun citra yang lebih aman di tengah tekanan regulasi privasi digital yang makin ketat di Eropa dan Inggris.

Peluncuran layanan bebas iklan ini juga menunjukkan bahwa TikTok mulai membuka sumber pendapatan di luar iklan konvensional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait