FKIP Unila Go International, Hadirkan 11 Pakar Dunia Lewat International Lecturer Program
FKIP Unila Go International, Hadirkan 11 Pakar Dunia Lewat International Lecturer Program. -Foto Unila For Radar Lampung-
RADARLAMPUNG.CO.ID- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mentransformasi diri menjadi pusat pendidikan berstandar global.
Pada tahun akademik 2025/2026 ini, FKIP Unila resmi meluncurkan International Lecturer Program, sebuah langkah strategis yang melibatkan 11 dosen dan pakar internasional dari berbagai belahan dunia.
Program prestisius ini dirancang bukan sekadar untuk memenuhi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, melainkan sebagai mesin penggerak utama dalam internasionalisasi pendidikan tinggi.
Melalui kolaborasi makro ini, FKIP Unila berhasil menghadirkan global learning experience secara langsung ke ruang kelas, memperluas jejaring riset lintas negara, serta mendongkrak kualitas pengajaran ke level tertinggi.
BACA JUGA:HUT Ke-344 Bandar Lampung, Unila Perkuat Sinergi Tingkatkan IPM hingga Tekan Angka Putus Sekolah
Tercatat, sebanyak enam universitas mitra internasional dari empat negara berbeda terlibat aktif. Para pakar tersebut mengampu sepuluh bidang keilmuan yang tersebar dari jenjang Sarjana (S-1), Magister (S-2), hingga Doktoral (S-3).
Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd.,menyampaikan bahwa kehadiran para akademisi global ini memberikan atmosfer akademik yang baru, segar, dan kompetitif bagi mahasiswa.
Meski proses perkuliahan dilaksanakan secara daring (online meeting), seluruh sesi berlangsung interaktif dan memicu antusiasme yang luar biasa dari sivitas akademika.
Deretan Pakar Dunia di FKIP Unila
Kolaborasi internasional ini memperkuat berbagai lini program studi (prodi) di FKIP Unila, antara lain:
Afrika dan Asia Tenggara:
Saleamlak Tilahun, Ph.D. dari Debre Berhan University (Ethiopia) mengampu metode pengajaran bahasa Inggris pada prodi S-1 Pendidikan Bahasa Inggris.
Dr. Jean-Philippe Babu dari Naresuan University (Thailand) hadir mempertajam kemampuan komunikasi mahasiswa S-1 Pendidikan Bahasa Prancis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


