Minat ke Sekolah Negeri Menurun, DPRD Minta Disdik Lakukan Pemetaan

Minat ke Sekolah Negeri Menurun, DPRD Minta Disdik Lakukan Pemetaan

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah.-Foto Dok.Radar Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID – Menurunnya minat masyarakat menyekolahkan anak di sejumlah sekolah negeri menjadi perhatian Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) pun didesak segera melakukan pemetaan untuk mengungkap penyebab kondisi tersebut sekaligus menyiapkan langkah pembenahan.

Desakan itu disampaikan menyusul hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 yang menunjukkan SD Negeri 1 Gedung Meneng, Kecamatan Rajabasa, hanya menerima dua siswa baru dari kuota sebanyak 23 peserta didik.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, mengatakan kondisi tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Menurutnya, rendahnya jumlah peserta didik baru menjadi indikator adanya persoalan yang perlu dievaluasi secara menyeluruh.

"Kami prihatin melihat SD Negeri 1 Gedung Meneng hanya mendapatkan dua siswa pada tahun ajaran ini. Ini bukan sekadar persoalan penerimaan murid baru, tetapi menjadi indikator bahwa ada hal yang perlu dievaluasi secara serius, baik dari sisi kualitas layanan, sarana dan prasarana, manajemen sekolah, maupun persepsi masyarakat terhadap sekolah tersebut," katanya, Rabu, 14 Juli 2026.

Politisi Partai Gerindra itu meminta Disdikbud melakukan pemetaan berbasis data terhadap sekolah-sekolah yang terus mengalami kekurangan murid. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengetahui penyebab utama rendahnya minat masyarakat.

Asroni menyebut sejumlah faktor yang perlu dikaji, di antaranya perubahan jumlah penduduk usia sekolah, keberadaan sekolah lain yang lebih diminati, kualitas layanan pendidikan, hingga kondisi fasilitas sekolah.

"Kita harus berbicara berdasarkan data. Apakah memang jumlah anak usia sekolah semakin sedikit, apakah masyarakat lebih memilih sekolah lain, atau ada persoalan kualitas layanan yang harus segera diperbaiki. Semua harus dievaluasi secara objektif," ujarnya.

BACA JUGA:Advokat Muda Lampung Yuenchi Arwindi Tegaskan Tidak Terlibat Kasus Jampidsus

Asroni menegaskan Komisi IV DPRD akan meminta penjelasan resmi dari Disdikbud mengenai kondisi sekolah-sekolah negeri yang setiap tahun mengalami kekurangan peserta didik.

Selain itu, DPRD mendorong pemerintah daerah melakukan berbagai langkah pembenahan agar sekolah negeri kembali menjadi pilihan masyarakat. Upaya tersebut meliputi peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kompetensi guru, revitalisasi sarana dan prasarana, serta evaluasi terhadap manajemen sekolah.

"Jangan sampai sekolah negeri kehilangan kepercayaan publik. Pemerintah harus hadir dengan langkah nyata agar kualitas pendidikan di sekolah negeri semakin baik," tegasnya.

BACA JUGA:Eks Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Kaget Dituntut Jaksa 11 Tahun Penjara

Dirinya menambahkan, apabila tren kekurangan murid terus terjadi dalam beberapa tahun berturut-turut, Pemerintah Kota Bandar Lampung perlu mengkaji penataan sekolah, termasuk kemungkinan regrouping atau penggabungan sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, kebijakan tersebut harus dilakukan secara hati-hati dengan tetap mengutamakan kepentingan peserta didik dan menjamin akses masyarakat terhadap pendidikan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait