Pemprov Lampung Siap Dukung Target Prabowo Produksi Bioetanol dari Singkong
Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---
RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan siap mendukung target Presiden Prabowo Subianto yang ingin mewujudkan produksi bahan bakar minyak (BBM) berbasis tanaman, khususnya bioetanol dari singkong, dalam tiga hingga empat tahun ke depan.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Marindo Kurniawan. Menurutnya, sebagai salah satu daerah penghasil singkong terbesar di Indonesia, Lampung memiliki potensi besar menjadi daerah penopang pengembangan industri bioetanol nasional.
"Sebagai provinsi penghasil singkong terbesar di Indonesia, tentu Lampung siap mendukung pengembangan industri teknologi bioetanol sebagaimana yang menjadi harapan Bapak Presiden," kata Marindo.
Ia menjelaskan, Pemprov Lampung saat ini tengah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung pengembangan energi terbarukan berbasis singkong. Persiapan tersebut dilakukan melalui kajian komprehensif yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
BACA JUGA:Teriakan Minta Tolong Berujung Duka, Nelayan di Pulau Rimau Ditemukan Tak Bernyawa
"Saat ini Bappeda, Dinas Pertanian, serta tim khusus sedang melakukan kajian dan analisis secara komprehensif terkait pengembangan bioetanol berbasis singkong," ujarnya.
Selain itu, Pemprov Lampung juga terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian, serta pemerintah kabupaten/kota sentra produksi singkong untuk menyempurnakan teknologi pengolahan bioetanol.
"Kolaborasi terus kami lakukan dengan Kementerian Pertanian dan kabupaten/kota penghasil singkong agar teknologi pengolahannya semakin baik dan siap dikembangkan secara luas," tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu memproduksi BBM berbasis tanaman seperti singkong, jagung, dan sorgum dalam waktu tiga hingga empat tahun.
BACA JUGA:Tak Mau Berurusan dengan Hukum, Dua Warga Pringsewu Serahkan Senpi Rakitan
Saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jakarta, Minggu 12 Juli 2026 Prabowo mengatakan para peneliti dan akademisi tengah mengembangkan berbagai sumber energi nabati, termasuk etanol dari singkong.
"Profesor-profesor kita sekarang sedang mengembangkan bensin dari kelapa sawit. Ethanol dari singkong, dari jagung, dari sorghum," ujar Prabowo.
Menurut Presiden, pengembangan bioetanol akan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani karena hasil pertanian memiliki pasar baru sebagai bahan baku energi.
Ia optimistis dalam tiga hingga empat tahun mendatang Indonesia mampu menghasilkan BBM dari tanaman sehingga ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak dapat dikurangi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


