Misi Selaras Sehatkan Negeri, Telur JAPFA for Kids Entaskan Malnutrisi
Pemberian telur JAPFA for Kids oleh guru kepada siswa setiap hari Jumat tepat di sela makan bergizi, Jumat, 31 Juli 2026.-Foto Melida Rohlita-
RADARLAMPUNG.CO.ID – Musik senam mulai mengalun di halaman SDN 1 Budidaya, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat, 31 Juli 2026.
Ratusan siswa berseragam olahraga berwarna kuning hijau tampak berbaris rapi. Wajah-wajah ceria itu mengikuti setiap gerakan instruktur, sesekali tertawa ketika temannya salah langkah.
Pagi itu, pelajaran belum dimulai. Namun, sebuah kebiasaan baru sedang dibangun.
Usai senam sehat, anak-anak tidak langsung berhamburan menuju kelas.
Mereka bergantian menuju tempat cuci tangan, menggosok kedua telapak dengan sabun ýang dibuat oleh para UMKM binaan JAPFA, tak lupa mengikuti enam langkah yang diajarkan para fasilitator JAPFA for Kids. Setelah tangan bersih, mereka kembali berbaris.
Di hadapan mereka telah tersusun ompreng abu milik pemerintah yang berisi menu Makan Bergizi Gratis. Di sampingnya, ada tumpukan butir telur yang akan dibagikan para guru melalui Program JAPFA for Kids.
Dua program berbeda tersebut hadir di meja yang sama, dengan satu tujuan, membangun generasi Indonesia yang lebih sehat.
Namun, perjuangan terbesar ternyata bukan menyediakan makanan.
Di SDN 1 Budidaya, delapan siswa masuk dalam pendampingan gizi setelah hasil pemeriksaan bersama Puskesmas setempat menunjukkan mereka mengalami malnutrisi.
Bukan karena orang tuanya tidak mampu, melainkan karena anak-anak tersebut sulit makan.
"Kebanyakan memang susah makan. Kalau ekonomi orang tuanya sebenarnya tidak masalah. Bahkan ada yang bapak ibunya pegawai negeri. Mereka sendiri mengakui anaknya memang sulit makan," kata Kepala SDN 1 Budidaya, Andri Sugiarto.
Karena itu, menurut Andri, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar membaca dan berhitung. Guru ikut memastikan anak-anak mencuci tangan dengan benar, menghabiskan makanan, hingga perlahan membentuk kebiasaan hidup sehat.
"Memang sedikit menambah tugas guru, tetapi kami atur supaya tidak mengganggu kegiatan belajar. Anak harus sehat dulu sebelum bisa belajar dengan baik," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


