Dukung Program BTS Kemenhub 2027, DPRD Minta Perpanjangan Rute Uji Coba Smart Bus Ini

Dukung Program BTS Kemenhub 2027, DPRD Minta Perpanjangan Rute Uji Coba Smart Bus Ini

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi. -Foto.Ist-

RADARLAMPUNG.CO ID— Langkah mengembalikan kejayaan transportasi publik di Kota Bandar Lampung terus dimaksimalkan. 

Salah satunya melalui uji coba layanan Smart Bus berbasis skema Buy The Service (BTS) yang menghubungkan kawasan Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dengan pusat Kota Bandar Lampung.

Program yang awalnya diinisiasi atas kerja sama ITERA dan Pemerintah Provinsi Lampung ini mendapat perhatian dari Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung.

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, mengungkapkan bahwa rute awal bus yang semula hanya berputar di kawasan Mal Boemi Kedaton (MBK) kini resmi diperpanjang hingga kawasan pasar modern Ramayana.

Perubahan trayek tersebut dilakukan berdasarkan masukan dari pihak legislatif agar daya jangkau armada lebih luas dan mempermudah mobilitas masyarakat menuju pusat kota.

BACA JUGA:Harga Daging Ayam Ras Sempat Sentuh Rp43 Ribu , Ini Penjelasan Disdag Bandar Lampung

"Rutenya dari ITERA yang tadinya muter di MBK, tapi karena ada masukan dari kita supaya dapat keterjangkauan yang lebih luas, maka dipertahankan sampai ke Ramayana," ujar Agus.

Selain perluasan rute, Smart Bus ini juga mulai menerapkan sistem pembayaran non-tunai (cashless) menggunakan metode tap e-money.

Penerapan teknologi ini bertujuan memunculkan kebiasaan baru bagi masyarakat dalam menggunakan angkutan umum modern layaknya di kota-kota besar.

"Smart Bus ini menggunakan sistem tap seperti di Jakarta, agar masyarakat Bandar Lampung mulai terbiasa dengan layanan berbasis teknologi," terangnya.

BACA JUGA:BPBD Bandar Lampung Distribusikan 345 Ribu Liter Air Bersih, Warga Waspadai Karhutla

Agus menjelaskan, unit bus yang tengah diuji coba merupakan bantuan hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kepada Pemprov Lampung. Saat ini, sekitar 10 unit armada disiapkan untuk melayani masyarakat dari pagi hingga sore hari.

"Sementara dari ITERA baru tersedia sekitar 10 unit. Beroperasi dari pagi jam 07.00 WIB sampai sore, maksimal Magrib, belum melayani rute malam," kata Agus.  

Dishub Lakukan Kajian Menyongsong BTS 2027

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: