Jalan Rawan Kecelakaan Depan PKOR Way Halim Dibedah, Rp19,7 Miliar Digelontorkan

Jalan Rawan Kecelakaan Depan PKOR Way Halim Dibedah, Rp19,7 Miliar Digelontorkan

Jalan bypass di depan PKOR Way Halim diperbaiki.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ruas Jalan Bypass tepat di depan PKOR Way Halim yang selama ini dikenal sebagai titik rawan kecelakaan akhirnya dibedah. 

Aspal lama sepanjang sekitar 1,1 kilometer dikupas hingga 10 sentimeter untuk diganti dengan dua lapis Aspal Buton (Asbuton) dalam proyek senilai Rp19,7 miliar.

Pekerjaan tersebut kini tengah berlangsung. Lapisan aspal lama dikeruk menggunakan Cold Milling Machine (CMM) sebelum badan jalan kembali dilapisi Asbuton jenis AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) dan AC-BC (Asphalt Concrete-Binder Course) dengan total ketebalan 10 sentimeter.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 BPJN Lampung, Adhi Buhari, mengatakan pekerjaan mencakup ruas mulai dari U-turn flyover Way Halim hingga Sekolah Gajah Mada.

BACA JUGA:Momen Rektor Teknokrat Ikut Shalat Istisqa, Doakan Hujan untuk Lampung

“Pengaspalan ulang sebanyak dua lapis menggunakan Asbuton jenis AC-WC dan AC-BC. Sesuai rencana, total ketebalan aspalnya 10 sentimeter,” kata Adhi, Kamis 10 September 2026.

Menurutnya, pengupasan aspal lama dilakukan untuk menjaga elevasi jalan agar lapisan baru nantinya memiliki ketinggian yang sama dengan perkerasan lama yang masih baik.

Pekerjaan mencakup dua jalur dengan lebar sekitar 18 meter, termasuk median jalan.

Namun, tidak seluruh ruas cukup hanya dikupas dan dilapis ulang. Sejumlah titik harus mendapat penanganan tambahan karena lapisan dasarnya sudah rapuh, salah satunya akibat genangan air hujan.

BACA JUGA:Harga Emas Antam 10 September 2026 Alami Pergerakan, Cek Rincian Perbandingan Hari Ini

“Ada beberapa titik yang perlu ditambal ulang atau patching karena kondisi dasarnya sudah rapuh akibat genangan air hujan dan lain-lain,” ujarnya.

Dikeluhkan Lama, Ditarget November

Proyek perbaikan di jalur padat tersebut sempat menjadi perhatian pengguna jalan karena aktivitas pekerjaan membuat perjalanan terganggu. Terlebih, lokasi berada di jalur Bypass yang menjadi salah satu akses utama kendaraan di Bandarlampung.

Adhi memastikan pekerjaan masih berjalan sesuai jadwal. Paket tersebut merupakan proyek single year, sehingga seluruh pekerjaan ditargetkan selesai tahun ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait