Biznet Pacu Akselerasi Digital di Lampung: Usung AI-Ready Data Center dan Perluas BNCS

Biznet Pacu Akselerasi Digital di Lampung: Usung AI-Ready Data Center dan Perluas BNCS

Senior Assistant Manager of Territory Sumatra 2 Biznet Piscesco Heyziputra bersama Regional Territory Ardyan Indradmaja berkesempatan menjelaskan 26 tahun perjalanan Biznet.-Foto Anggi Rhaisa/Radar Lampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID- Memasuki usia pengabdian yang ke-26 tahun di industri telekomunikasi nasional, Biznet terus mengukuhkan komitmennya dalam membangun infrastruktur digital masa depan Indonesia.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui pengoperasian AI-Ready Data Center serta percepatan ekspansi jaringan kabel fiber optik bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS).

Komitmen besar tersebut dipaparkan langsung oleh jajaran manajemen Biznet dalam gelaran Media Gathering di Swiss-Belhotel Lampung pada Senin (12/10).

Hadir dalam kesempatan tersebut Senior Assistant Manager of Territory Sumatra 2 Biznet, Piscesco Heyziputra, bersama Regional Manager for Lampung Territory, Ardyan Indradmaja.

Dalam sesi pemaparannya, Piscesco Heyziputra mengungkapkan bahwa transformasi teknologis yang dilakukan Biznet berjalan selaras dengan pesatnya adopsi teknologi digital oleh masyarakat tanah air.

Ia membeberkan data PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025 yang menunjukkan bahwa sebanyak 69 persen pekerja di Indonesia telah memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dalam aktivitas harian.

Di saat yang bersamaan, hasil riset Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat angka penetrasi internet nasional melonjak tajam hingga mencapai 81,72 persen pada tahun 2026.

Merespons lonjakan kebutuhan komputasi data berkapasitas raksasa tersebut, Biznet mengambil langkah terobosan dengan menghadirkan Biznet AI Center yang berlokasi di Bali.

Fasilitas canggih ini menjadi AI-Ready Data Center pertama milik perusahaan yang secara khusus dirancang untuk mendukung ekosistem pemrosesan data berbasis kecerdasan buatan.

Biznet AI Center ini dilengkapi dengan teknologi pendingin cairan (liquid cooling) mutakhir yang mampu menjaga efisiensi suhu secara optimal.

Tak hanya itu, fasilitas ini memiliki kapasitas daya listrik hingga 145 kW per rak serta dilengkapi laboratorium khusus untuk pengembangan teknologi AI secara berkelanjutan.

Selain berfokus pada penguatan infrastruktur komputasi AI, Biznet juga menaruh perhatian besar pada pemerataan konektivitas antar pulau di seluruh Nusantara.

Setelah sukses mengoperasikan jaringan kabel laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) tahap awal sejak tahun 2024, kini Biznet tengah bersiap meluncurkan proyek BNCS-2.

Proyek kabel serat optik bawah laut ini dirancang untuk menghubungkan beberapa titik strategis, mulai dari Surabaya (Jawa), Banjarmasin (Kalimantan), Sumenep (Madura), hingga Buleleng (Bali).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: