Genjot Angka Kuliah di Lampung, Disdikbud Siapkan Program LBS
Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico.---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---
RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyiapkan program Lingkungan Belajar Sementara (LBS) atau Student Program untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi.
Melalui program ini, siswa SMA akan mendapat pendampingan intensif selama tiga bulan mulai 2027 untuk memperbesar peluang lolos ke perguruan tinggi impian.
Kepala Disdikbud Lampung Thomas Amirico mengatakan, program tersebut dirancang dengan mengoptimalkan peran sekolah sekaligus membangun persaingan sehat dalam mempersiapkan siswa menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, termasuk Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Dalam skemanya, siswa yang berminat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi akan dibagi ke dalam dua kelompok. Sebagian tetap mengikuti pembinaan di sekolah asal, sementara sebagian lainnya ditempatkan sementara di SMA unggulan terdekat untuk memperoleh pendampingan lebih intensif.
BACA JUGA:Pasar Pelumas Lampung Makin Kompetitif, Pertamina Lubricants Perkuat Jaringan Mitra
“Misalnya di SMA 17 ada 20 siswa yang berminat kuliah. Sebanyak 10 siswa tetap dibina di SMA 17 untuk persiapan UTBK, sedangkan 10 siswa lainnya kami pindahkan sementara ke SMA 5 sebagai sekolah unggulan. Di sana mereka akan digodok, dilatih, dan dibimbing,” ujar Thomas.
Menurutnya, mekanisme tersebut bukan sekadar memberikan akses pembinaan tambahan kepada siswa, tetapi juga mendorong sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat kemampuan tenaga pendidik.
Sekolah asal tetap memiliki tanggung jawab menyiapkan siswanya agar mampu bersaing menembus perguruan tinggi. Sementara itu, sekolah unggulan yang menerima siswa harus memberikan pendampingan secara maksimal selama program berlangsung.
Thomas mengatakan, hasil dari kedua pola pembinaan tersebut nantinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat efektivitas pendampingan yang dilakukan masing-masing sekolah.
BACA JUGA:Ramalan Zodiak Keuangan 17–18 Oktober 2026, Cek Peluang Rezeki dan Tips Hemat
“Kita akan lihat kompetisinya, sekolah mana yang paling banyak meloloskan siswa ke perguruan tinggi,” katanya.
Ia berharap, pola tersebut dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih berkualitas sekaligus mengurangi kesenjangan kemampuan antarsekolah di Lampung.
Dengan adanya persaingan yang sehat, guru-guru di sekolah asal diharapkan semakin terpacu meningkatkan kompetensi, kekompakan, dan strategi pembelajaran agar mampu mengantarkan lebih banyak siswanya ke perguruan tinggi.
Thomas menyebut, peningkatan APK perguruan tinggi menjadi salah satu sasaran yang ingin dikejar melalui program tersebut. Saat ini, APK perguruan tinggi di Lampung disebut telah mencapai 24 persen atau meningkat sekitar dua persen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


