Faktor Utama Mengapa Persetujuan Limit Pinjaman yang Diterima Debitur Berbeda-beda

Faktor Utama Mengapa Persetujuan Limit Pinjaman yang Diterima Debitur Berbeda-beda

Faktor penentu batas limit pinjaman debitur-Foto.Ilustrasi AI/Radarlampung.co.id-

RADARLAMPUNG.CO.ID — Besaran limit pinjaman atau plafon kredit yang disetujui lembaga keuangan sering kali berbeda bagi setiap orang, meski memiliki tingkat penghasilan yang serupa. 

Perbedaan ini merupakan hasil evaluasi manajemen risiko terukur yang diterapkan oleh bank maupun penyedia jasa keuangan.

Lembaga keuangan akan mempertimbangkan beberapa variabel utama berikut dalam menetapkan batas maksimal kredit bagi seorang pemohon:

1. Rekam Jejak Kredit (SLIK OJK) 

BACA JUGA:Wajib Tahu, Ini Ketentuan Lengkap Masa Tunggu dan Pengecualian Klaim Asuransi Kesehatan dari OJK

Kedisiplinan masa lalu menjadi tolok ukur utama. 

Debitur dengan riwayat pembayaran lancar dan bebas tunggakan akan mendapatkan tingkat kepercayaan serta skor kredit yang lebih tinggi.

2. Rasio Kemampuan Membayar (Debt Service Ratio)

Analis memprioritaskan sisa pendapatan bersih setelah dikurangi cicilan aktif berjalan, seperti KPR, kendaraan, atau paylater. 

BACA JUGA:Cerita Tiga Generasi Lampung Menemukan Kedamaian Finansial Bersama BCA Syariah

Hal ini dilakukan untuk mencegah risiko gagal bayar.

3. Profil Risiko Profesi & Domisili

Stabilitas pendapatan berdasarkan jenis pekerjaan (karyawan tetap vs freelancer) serta status tempat tinggal menjadi poin penunjang penilaian kualifikasi risiko.

4. Keakuratan Data & Kebijakan Internal

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: