Menjelajah Tol Lampung Lewat Ekosistem Energi Bersih PLN

Menjelajah Tol Lampung Lewat Ekosistem Energi Bersih PLN

Menjelajah Tol Lampung Lewat Ekosistem Energi Bersih PLN.-Foto Ilustrasi/Foto Instagram@plndislampung-

RADARLAMPUNG.CO.ID- Deretan perbukitan hijau yang membentang mengapit koridor Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) KM 87B Bakauheni–Terbanggi Besar tampak teduh di bawah naungan langit pagi yang cerah. 

Kabut tipis sisa hujan semalam perlahan terangkat disapa sinar matahari terbit, membingkai pemandangan alam Penengahan, Lampung Selatan, yang tenang dan menyejukkan mata.

​Di salah satu sudut rest area yang mulai dipenuhi aktivitas warga dan pelintas jalan, sebuah mobil listrik (electric vehicle) berwarna putih mutiara melaju perlahan. 

Tanpa suara raungan mesin pembakaran dalam (internal combustion engine) maupun kepulan asap dari knalpot yang mengotori udara, kendaraan itu bergulir halus, lalu berhenti tepat di bawah kanopi berdesain modern bertuliskan logo petir PLN yang berdiri kokoh.

Pengemudinya turun sembari tersenyum, memegang gawai pintar di tangannya, lantas mengarahkan kamera ponsel ke pemindai QR Code yang tertera pada badan mesin Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

​Hanya dalam hitungan detik, layar digital pada mesin pengisi daya menyala terang. Indikator Ultra Fast Charging berkedip hijau, menandai mulainya penyaluran arus listrik berbasis energi terbarukan yang dialirkan secara presisi menuju baterai kendaraan tersebut.

Pemandangan di gerbang utama Pulau Sumatera ini menjadi gambaran bagaimana transisi energi kini hadir di tengah masyarakat Provinsi Lampung. 

Pemanfaatan energi bersih yang dahulu dipandang sebagai tantangan teknologi bernilai tinggi, kini bertransformasi menjadi bagian penting dalam mendukung kemandirian daya nasional serta mewujudkan keadilan akses energi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Lampung sebagai Panggung Perlintasan Logistik

Secara geografis dan ekonomi, Provinsi Lampung memegang peran strategis. 

Sebagai simpul utama yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera melalui lintasan Selat Sunda, Lampung menjadi koridor logistik, mobilitas penduduk, serta pusat pertumbuhan ekonomi kawasan barat Indonesia.

​Sejalan dengan komitmen nasional dalam mencapai target Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060, penyediaan infrastruktur ramah lingkungan di koridor Lampung menjadi langkah krusial.

​PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mengambil langkah nyata dalam mentransformasi lanskap kelistrikan daerah.

Melalui pilar Swasembada Energi, Energi untuk Pertumbuhan dan Daya Saing, serta Energi Berkeadilan, akselerasi ekosistem kendaraan listrik di bumi Sang Bumi Ruwa Jurai diarahkan untuk menopang sistem transportasi yang efisien, inklusif, dan berkelanjutan.

Sebaran SPKLU di Titik Strategis

Komitmen transisi energi di Lampung diterjemahkan melalui penyediaan infrastruktur fisik di lapangan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait