Radarlampung.co.id - Dari 1.014 warga Kota Metro yang mengalami stunting, 162 penderita pertumbuhan tidak normal tersebut berasal dari kelurahan Yosodadi. Wali Kota Metro Achmad Pairin mengatakan bahwa untuk pencegahan stunting, Pemkot Metro menganggarkan Rp400 juta per kelurahan agar penderita penyakit tersebut tidak bertambah. Anggaran tersebut, kata dia, diambil dari dana insentif daerah (DID) 2019 dan akan di perioritaskan di kelurahan dengan penderita sunting paling banyak. “Di Kelurahan Yosodadi 162 yang stunting, Kelurahan Rejomulyo ada 49 orang. Kami sedang usahakan supaya bisa tertangani,\" ujarnya. Menurutnya, paling penting dalam pencegahan yakni memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyebab penyakit stunting, termasuk cara pencegahannya. \"Kita upayakan memberikan pemahaman dulu ke masyarakat, dengan penyuluhan itu nanti bisa dilakukan lewat kelurahan, posyandu, melalui face to face. Karena kalau cuma mengandalkan bantuan tidak akan cukup. Salah satunya asupan gizi, kan tidak mungkin setiap hari kita berikan bantuan,\" tandasnya.(pip/kyd)
1.014 Warga Metro Menderita Stunting
Selasa 15-10-2019,12:05 WIB
Editor : Kesumayuda
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 15-07-2026,17:57 WIB
Divonis Bebas Kasus Korupsi Hibah Pilkada, Ketua Bawaslu Mesuji Sujud Syukur di Ruang Sidang
Rabu 15-07-2026,14:20 WIB
18 Ribu Petani Lampung Dapat Peluang Tingkatkan Pendapatan Lewat Perhutanan Sosial
Terkini
Rabu 15-07-2026,18:43 WIB
Inspektorat Sebut Rabat Beton Desa Candimas Sesuai Spesifikasi, Kades Akui Lelah Tanggapi Pemberitaan
Rabu 15-07-2026,17:57 WIB
Divonis Bebas Kasus Korupsi Hibah Pilkada, Ketua Bawaslu Mesuji Sujud Syukur di Ruang Sidang
Rabu 15-07-2026,17:53 WIB
Hasil Simanila 2026: 1.302 Calon Mahasiswa Diterima, 115 Orang Masuk Jalur PMPAP Unila Tanpa Biaya
Rabu 15-07-2026,17:43 WIB