radarlampung.co.id--Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kantor Perwakilan Kota Bandarlampung mengimbau masyarakat untuk menaati perintah agama menghindari suatu wabah dengan cara beribadah di rumah yang juga mendapatkan banyak pahala. Mengingat masih banyaknya masyarakat yang masih keluar rumah membuat sedikit kekhawatiran, tanpa terkecuali ibadah tarawih masih banyak dilakukan masjid besar di Kota Bandarlampung yang menyelenggarakan sholat berjamaah. Padahal MUI telah mengimbau untuk beribadah di rumah guna memutuskan mata rantai virus corona. Hal itu diungkapkan Sekretaris MUI Bandarlampung Abdul Aziz, setelah keluarnya maklumat MUI pusat untuk melakukan ibadah Ramadan dan Idul Fitri di rumah. Termasuk mengenai sholat sunnah tarawih. \"Sholat tarawih adalah sholat sunnah, yang bisa dilaksanakan berjamaah bisa juga dilakukan sendiri-sendiri atau Munfarid, jadi di rumah kalau mau berjamaah ya dengan keluarga inti saja bapaknya jadi imam dan yang lain jadi makmumnya, atau kalau istrinya sedang datang bulan ya bisa dilakukan sendiri karena nabi Muhmmad SAW pernah melaksanakan kedua-duanya. Malah Nabi itu salat tarawih berjamaah itu tidak banyak. Dua sampai tiga kali. Karena kalau terlalu sering di khawatirkan banyak berjamaah itu nanti dianggap wajib sama umatnya. Sebetulnya sholat tarawih berjamah ini mulai dilazimkan di masjid pada masa Khalifah Umar bin Khattab,\" katanya. Untuk tata caranya sama seperti sholat wajib pada umumnya diawali dengan takbiratul ikhram diakhiri dengan salam, hanya dalan pelaksanaannya jumlah rakaat itu banyak riwayat. \"Ada yang melaksanakan delapan rokaat berarti dua rakaan salam ditutu sholat witir tiga rakaat menjadi sebelas rakaat, ada juga yang melaksanakan 23 rakaat dan ada yang lebih banyak lagi,\" jelasnya. Sebagai upaya pencegahan covid-19, perbaikan harus dimulai dari cara berfikir jadi ibadah di bulan suci seperti tarawih, baca quran, itikaf, silaturahim, buka bersama semua itu ibadah dan juga menghindar dari penyakit itu adalah ibadah dan itu adalah perintah agama. \"Perlu diketahui juga menghindar dari wabah ada di Al-Quran ada di hadist ada, jika di dalam suatu negeri terdapat wabah kita tidak boleh masuk dan keluar artinya sama-sama ibadah mendapatkan pahala dan lebih utama menghindar dari penyakit atau beribadah ditempat yang disinyalir ada wabah itu lebih baik menghindari mudaratnya dari pada mengambil kemuslahatan kalau begitu diutamakan sholat di rumah, jadi menghindari wabah berdasarkan perintah agama artinya kita tidak ke masjid sudah mendapatkan pahala lebih besar karena menghindar dan tidak menularkan nya,\" pungkasnya.(mel/wdi)
Shalat Tarawih di Rumah, Hindari Wabah, Dapat Pahala Lebih Besar
Minggu 26-04-2020,15:30 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 14-10-2026,19:40 WIB
Assessment Center BKD Lampung Raih Akreditasi A, Seleksi Pejabat Kini Bisa Lebih Dekat
Rabu 14-10-2026,12:57 WIB
Lewat Karya Anak Bangsa, Tembus Batas Negeri dalam Satu Genggaman
Rabu 14-10-2026,15:36 WIB
Gubernur Lampung Terima Grand Baznas Awards 2026
Rabu 14-10-2026,20:46 WIB
Mengintegrasikan Nadi Logistik, Strategi ASDP Terapkan Zero ODOL di Penyeberangan
Rabu 14-10-2026,16:15 WIB
Biosolar di Daerah Terbatas, Kendaraan Mengalir ke SPBU Bandar Lampung
Terkini
Rabu 14-10-2026,20:46 WIB
Mengintegrasikan Nadi Logistik, Strategi ASDP Terapkan Zero ODOL di Penyeberangan
Rabu 14-10-2026,19:40 WIB
Assessment Center BKD Lampung Raih Akreditasi A, Seleksi Pejabat Kini Bisa Lebih Dekat
Rabu 14-10-2026,18:43 WIB
SK PPPK Paruh Waktu Lampung Tuntas, Tahap II Ditargetkan Rampung Dua Hari
Rabu 14-10-2026,16:15 WIB
Biosolar di Daerah Terbatas, Kendaraan Mengalir ke SPBU Bandar Lampung
Rabu 14-10-2026,15:36 WIB