Radarlampung.co.id - Karang Taruna memiliki peran strategis dalam berbagai kehidupan masyarakat. Dukungan semua pihak diperlukan dalam pemberdayaan Karang Taruna sehingga siap menghadapi tantangan bangsa di era revolusi industri 4.0. Untuk itu, Menteri Sosial (Mensos) Agung Gumiwang Kartasasmita menilai, Karang Taruna dapat melahirkan wirausahawan muda, membangun dan mengembangkan Usaha Ekonomi Produktif di berbagai bidang dengan menerapkan teknologi digital, dan membuka lapangan kerja baru baik bagi anggota Karang Taruna maupun masyarakat luas. “Karang Taruna harus mempersiapkan diri menghadapi era serba digitial ini. Karena anggota Karang Taruna pada dasarnya adalah generasi milenial dengan rentang usia 13-45 tahun,” kata Mensos yang diwakili Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazarudin pada acara Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) tingkat Nasional di Gedung Sumpah Pemuda, PKOR, Wayhalim, Bandarlampung, Sabtu (26/1) Menurutnya, revolusi industri 4.0 ditandai dengan meningkatnya konektivitas, interaksi, dan batas antara manusia, mesin, dan sumber daya lainnya yang semakin konvergen. Ia yakin, Karang Taruna bisa memainkan perannya dalam era digital saat ini. “Karang Taruna bisa berperan sebagai salah satu agen, kekuatan mental dan sosial kontrol dalam melaksanakan dan menghadapi revolusi industri 4.0,” ujarnya. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi pada revolusi industri 4.0, Mensos juga berharap Karang Taruna menjadi organisasi yang mampu menjawab segala perubahan. “Bahkan Karang Taruna harus bersiap menyongsong Revolusi Industri 5.0 pada tahun 2025. Sehingga peran Karang Taruna sebagai mitra pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial dapat diwujudkan secara nyata,” ucapnya. “Bulan Bhakti Karang Taruna merupakan wujud dan bukti kepedulian Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan yang tumbuh dari, oleh dan untuk masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan di daerah masing-masing di seluruh Indonesia,”ucapnya. Mensos berharap, melalui BBKT Tingkat Nasional akan muncul sebuah komitmen bersama memberikan yang terbaik bagi pemberdayaan Karang Taruna di desa/kelurahan dan komitmen Karang Taruna untuk lebih mampu berperan aktif dalam melakukan penyelenggaraan kesejahteraan sosial di masyarakat,” pungkasnya. Dalam kesempatan itu, Kementerian Sosial juga menyerahkan bantuan kepada pengurus Karang Taruna Provinsi Lampung untuk usaha ekonomi produktif dan paket sembako untuk masyarakat miskin dengan nilai total Rp 100 juta. BBKT diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Karang Taruna, yang jatuh setiap 26 September. Sejumlah kegiatan dilakukan terkait BBKT, yakni kegiatan pengabdian dan pelayanan langsung kepada masyarakat baik berupa bantuan kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) terutama di tingkat desa/kelurahan.(pip/kyd)
Karang Taruna Dituntut Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0
Sabtu 26-01-2019,14:45 WIB
Editor : Kesumayuda
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 05-07-2026,22:44 WIB
Pendidikan di Lampung Tunjukkan Tren Positif, RLS dan HLS Terus Meningkat dalam Satu Dekade
Minggu 05-07-2026,21:51 WIB
Teknokrat Borong Juara di PEKSIMIDA Lampung 2026, Dua Wakil Lolos ke PEKSIMINAS
Senin 06-07-2026,06:01 WIB
Shopee Hadirkan Belanja Instant 1 Jam Tiba, Belanja Sat Set dengan Diskon hingga 50 Persen
Senin 06-07-2026,08:21 WIB
Lusa Terakhir, Promo Super Hemat Indomaret Juli 2026, Diskon Kebutuhan Rumah Tangga hingga 35 Persen
Senin 06-07-2026,13:49 WIB
Status Anak Krakatau Siaga, Video Erupsi Viral Dipastikan Hoaks
Terkini
Senin 06-07-2026,18:00 WIB
Karier Dibuka dan Ditutup di Bappeda, Hampir 30 Tahun Herlina Warganegara Mengabdi untuk Lampung
Senin 06-07-2026,17:43 WIB
Gagal SPMB Silakan Lapor ke Disdik, Bakal Ditempatkan di Sekolah Negeri yang Kurang Kuota?
Senin 06-07-2026,17:31 WIB
Tuan Rumah Konferensi Internasional, FEB Unila Jadi Pusat Perhatian Pakar Ekonomi Dunia
Senin 06-07-2026,16:19 WIB
Kementerian Kebudayaan Tetapkan Had Lappung sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia
Senin 06-07-2026,15:36 WIB