radarlampung.co.id – Kemiskinan yang membelit, membuat Wagimin (45) dan adik kandungnya Suyatno (35), tidak lagi bisa berpikir sehat. Tak kuat menahan lapar, dua warga Jalan Jeruk, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara ini terpaksa memakan daging kucing mati yang terlindas mobil. Ini dilakukan kakak beradik yang berprofesi sebagai pemulung lantaran tidak ada lagi makanan yang bisa disantap. Tidak hanya itu. Mereka mengaku sudah lama tidak memakan daging, sehingga membakar kucing mati dan mengunyah dagingnya. Pengakuan keduanya sangat mengejutkan. Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampura Ardiansyah dan Komunitas Jumat Berbagi (KBJ) yang mendapat informasi ini langsung mendatangi kediaman keduanya. Bantuan pangan diserahkan kepada kakak beradik yang belakangan diketahui memiliki keterbelakangan mental itu. Pantauan Radarlampung.co.id, Wagimin dan Suyatno tinggal di rumah semi permanen yang terlihat kumuh. Bangunan tanpa pintu dan jendela itu warisan orang tua mereka yang meninggal karena sakit. Tak ada perabotan didalamnya. ”Saat kita datangi, mereka (Wagimin dan Suyatno, Red) ada di rumah. Pengakuan tetangganya, keluarga tersebut pernah makan kucing mati, hanya karena ingin makan daging,” kata Ardiansyah. ”Orang tuanya sudah lama tidak ada. Mereka hanya hidup berdua dengan banyak kekurangan. Kalau dilihat dari keterbatasan (mental), bisa jadi usia yang disebutkan Wagimin saat kita tanya, tidak tepat,” sebut dia. Sementara Koordinator KJB Lampura Firmansyah menyampaikan, keterbelakangan mental yang dialami kakak beradik ini sewaktu-waktu bisa kambuh. ”Tapi, mereka bukan orang gila. Saya kira hanya depresi yang sewaktu-waktu kambuh. Itupun tidak mengganggu warga sekitar. Saya yakin, depresi yang dialami keduanya disebabkan faktor ekonomi,” cetusnya. Ketika dikunjungi, Wagimin dan Suyatno sedang memasak air menggunakan kayu bakar dengan wadah kaleng bekas. ”Ini air buat saya minum pak. Tidak ada panci. Jadi pakai kaleng saja,” kata Wagimin. Ketika ditanya soal kehidupannya, Wagimin sering terdiam dan sesekali menundukkan wajah. ”Kami tidak punya apa-apa untuk dimakan. Saya dan adik saya memang makan kucing mati. Waktu itu, karena kepingin aja makan daging. Saya lihat kucing mati di pinggir jalan. Saya bawa pulang dan saya bakar dimakan,” sebut dia. Ia membantah kerap memakan daging kucing. Ini dilakukan lantaran tidak ada bahan makanan yang bisa mereka makan. ”Ya, saya makan kucing itu tidak setiap hari kok. Hanya kebetulan saja ada kucing mati. Makanya saya bawa pulang untuk dimakan. Kami juga masih keluar cari rongsokan,” aku Wagimin. (ozy/ais)
Kelaparan, Kakak-Adik Ini Makan Daging Kucing!
Sabtu 21-09-2019,17:20 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 04-09-2026,05:46 WIB
Promo Paling Murah Indomaret 3-9 September 2026: Ada Cashback Ekstra Pakai GoPay dan ShopeePay
Jumat 04-09-2026,08:27 WIB
Promo Happy Hour Alfamart 4–5 September 2026, Cokelat SilverQueen dan Delfi Take-it Turun Harga
Jumat 04-09-2026,09:00 WIB
Promo Superindo Pekan Ini: Stok Deterjen Hemat Hingga Rp 40 Ribu, Cek Produk Diskonnya
Jumat 04-09-2026,06:03 WIB
Daftar Drone Kamera 4K Terbaik 2026 Mulai dari Kelas Pemula Hingga Profesional Bagi para Konten Kreator
Jumat 04-09-2026,17:31 WIB
Chandra Superstore Rilis Promo Spesial Produk Kebutuhan Rumah Tangga hingga Camilan
Terkini
Jumat 04-09-2026,21:50 WIB
Gratis, Tapi Wajib Registrasi! Begini Cara Masuk Lampung Financial Festival 2026
Jumat 04-09-2026,17:53 WIB
Tak Punya Desa, Bunda Eva Siapkan Rp 50 Juta per Kelurahan untuk Modal Awal KDMP
Jumat 04-09-2026,17:31 WIB
Chandra Superstore Rilis Promo Spesial Produk Kebutuhan Rumah Tangga hingga Camilan
Jumat 04-09-2026,16:44 WIB