RADARLAMPUNG.CO.ID - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, Anna Morinda dan Fritz Akhmad Nuzir berniat merevitalisasi kawasan pusat kota. Berikut membangkitan kawasan pinggiran kota jika nantinya mendapat amanah memimpin Bumi Sai Wawai. Hal itu dikatakan calon Wakil Wali Kota Metro Fritz Akhmad Nuzir usai debat kandidat calon wali kota dan wakil wali kota Metro tahun 2020 di Hotel Aidia Grande, Rabu (4/11). \"Kita punya rencana di 9 SIPPnPAS, yakni revitalisasi pusat kota juga pembangkitan kembali kawasan pinggiraan Kota Metro. Ini adalah bagian dari konsep Kota Metro kedepanya berbasis pada masyarakat dan pengetatan alih fungsi lahan yang baik,\" katanya. Fritz menjelaskan, pada tahun 2025 rencana jangka panjang dan Perda RT/RW Kota Metro harus sudah diperbarui. Namun, dalam pembaruan tersebut perlu perencanaan yang matang agar tata ruang Kota Metro bisa semakin maju. Terlebih, lanjut dia, Kota Metro memiliki keunggulan dibanding kabupaten/kota lain. Keunggulan tersebut yakni Kota Metro sudah memiliki rencana tata kota yang jelas. \"Saya sebagai perencana kota tau persis Kota Metro spesial dibanding kabupaten/kota lainya. Ketika kita tertinggal itu menjadi sebuah pertanyaan. Maka itu butuh perencanaan yang matang untuk jangka panjang. Dan tentu kita fokus bukan hanya pada rencana jangka pendek tetapi kita harus rencanakan dengan matang. Perda RT/RW harus terbarukan dan tidak boleh copy paste. Tetapi benar-benar berdasar pada potensi Kota Metro,\" paparnya. Untuk menunjang hal itu, teknologi informasi sangat berperan. Sebab, pemerintah nantinya bisa mengadopsi rencana tata ruang daerah lainya. Salah satunya, yakni di DKI Jakarta di mana masyarakat bisa memantau seberapa besar alih fungsi lahan di provinsi tersebut. \"Di Jakarta itu masyarakat bisa melihat seberapa besar alih fungsi lahan melalui aplikasi. Semua jelas dalam peta. Akhirnya nanti ketika ada pembangunan yang tidak sesuai, bisa kita tindak lanjuti sesuai konsep kita,\" ucapnya. Selain itu, tambah dia, Anna-Fritz juga mempunyai rencana menata ruang terbuka hijau (RTH) di Metro. Penataan ini, dilakukan agar RTH tidak hanya sebagai paru-paru kota, tetapi juga tempat belajar dan tempat masyarakat menyalurkan kreatifitasnya. \"Kita punya program ruang publik kreatif nanti dan akan kita kembangkan dan dekatkan RTH termasuk juga urban farming. Ini kita dorong inilah RTH 4.0 dan itu bukan hanya paru-paru kota, ekologi, tetapi juga tempat kreatifitas, dan kesehatan warga,\" tambahnya. (pip/sur)
Anna-Fritz Janji Tata RTH Kota Metro
Kamis 05-11-2020,13:13 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 09-08-2026,20:38 WIB
Emas Antam Bersiap Tembus Level Psikologis Rp2,7 Juta per Gram, Cek Proyeksi Sepekan ke Depan
Senin 10-08-2026,06:13 WIB
Prakiraan Cuaca Maritim Lampung 10–13 Agustus 2026, Ini Wilayah Perairan yang Rawan Tinggi Gelombang
Senin 10-08-2026,07:33 WIB
Senin Ceria di Indomaret, Belanja Hemat dengan Promo Khusus Member
Senin 10-08-2026,13:33 WIB
Jasad Bayi Perempuan di Karung Beras Gegerkan Warga Pahoman Bandar Lampung, Polisi Selidiki Langsung
Terkini
Senin 10-08-2026,19:03 WIB
Lulusan Kampus Makin Sedikit Terserap, Pemprov Lampung Rangkul Dunia Usaha
Senin 10-08-2026,18:07 WIB
Dinilai Unggul dalam Pengawasan dan Tata Kelola, SPI UIN RIL Jadi Rujukan Best Practice UIN Jambi
Senin 10-08-2026,17:51 WIB
Mobil Tinja Dihentikan Warga, Transparansi IPLT Karangrejo Dipertanyakan
Senin 10-08-2026,17:31 WIB
Sembilan Nama Ini Dikabarkan Masuk Bursa Bakal Calon Rektor Unila 2027-2031
Senin 10-08-2026,17:20 WIB