radarlampung.co.id – Empat kecamatan di Pesisir Barat masuk katagori wilayah dengan suhu tinggi yang menyebabkan kemarau. Yakni Bengkunat, Pesisir Selatan, Ngambur dan Kecamatan Ngaras. Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Pesisir Barat Abdul Aziz mengatakan, kemarau terjadi dari Juli hingga September. Ini berdampak dengan keringnya 542 hektare sawah dan tidak bisa ditanami pada empat kecamatan tersebut. Namun begitu, kemungkinan gagal panen saat kemarau masih bisa ditutupi dengan surplus panen ada 2018. ”Tahun lalu, panen mencapai 48.403 ton dengan konsumsi 20 ribu ton. Artinya masih surplus 28 ribu ton. Ini masih ditopang oleh Bulog,” kata Abdul Aziz. Dilanjutkan, Ditjen Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian sudah mengunjungi empat kecamatan yang kekeringan tersebut. Secepatnya Kementerian Pertanian memberikan bantuan benih padi untuk mempercepat tanam, baik sawah atau padi kebun, serta mesin alat pompa air. ”Kita juga mengimbau petani menyesuaikan musim tanam. Terutama pada akhir Juni hingga akhir Agustus,” sebut dia. (try/ais)
Kemarau, Stok Padi di Pesbar Masih Aman
Kamis 11-07-2019,21:45 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 29-09-2026,21:05 WIB
Merajut Nusantara dari Selat Sunda, Transformasi ASDP Perkokoh Logistik Nasional
Selasa 29-09-2026,19:06 WIB
Promo Gantung Alfamart Berakhir Besok 30 September 2026, Ada Ekstra Diskon ShopeePay
Selasa 29-09-2026,20:30 WIB
Tiga Mahasiswa Teknokrat Tembus 15 Besar CTF Compfest 2026
Selasa 29-09-2026,18:50 WIB
Ukir Sejarah Tingkat Internasional, PLTU Sumsel-8 Raih Zhan Tianyou Award 2026
Selasa 29-09-2026,17:29 WIB
Hadirkan Inovasi Tani Cerdas, Dosen Sains Data Kampus Unggul IIB Darmajaya Raih Juara Nasional
Terkini
Rabu 30-09-2026,14:44 WIB
PinjamDuit Bagikan Edukasi Keuangan, Cara Tepat Mengajukan Pinjaman Daring Agar Cepat Disetujui Sistem
Rabu 30-09-2026,13:25 WIB
Total Hadiah Puluhan Juta Menanti, Karang Taruna Got Talent 2026 Lampung Selatan Masih Buka Pendaftaran
Rabu 30-09-2026,12:20 WIB
Dosen Polinela Kembangkan Pakan Ternak dari Limbah Padi untuk Tekan Emisi Metana
Selasa 29-09-2026,21:05 WIB
Merajut Nusantara dari Selat Sunda, Transformasi ASDP Perkokoh Logistik Nasional
Selasa 29-09-2026,20:30 WIB