RADARLAMPUNG.CO.ID - Dideklarasikannya Sekolah Ramah Anak (SRA) di Lampung Tengah (Lamteng) diharapkan mendapatkan dukungan komitmen seluruh stakeholder. Hal ini diungkapkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto saat membuka Deklarasi SRA di Sport Center, Kelurahan Yukumjaya, Kecamatan Terbanggibesar, Rabu (11/9). \"Semoga dideklarasikannya SRA ini menjadikan komitmen bersama seluruh stakeholder di Lamteng. SRA PAUD nantinya bisa menjamin, memenuhi, menghargai hak-hak anak, melindungi anak dari kekerasan, diskriminasi, dan lain-lain. Anak-anak harus dilindungi dan disayangi\" katanya. Selain itu, kata Loekman, SRA mendukung partisipasi anak. \"Bisa mendukung partisipasi anak dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran, pengawasan, serta memiliki mekanisme pengaduan terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak di sekolah. SRA PAUD dapat mendidik anak-anak yang cerdas, mandiri, serta mampu menunjukkan prestasi dan teladan yang baik bagi teman-teman dan lingkungan. Anak sejak dalam kandungan hingga usia 18 tahun punya hak-hak dasar yang melekat. Jadi harus dihormati, dilindungi, dan dipenuhi,\" ujarnya. Pemerintah daerah, kata Loekman, secara khusus mendukung bebagai upaya pemerintah pusat untuk pemenuhan hak anak. \"Yakni dengan melaksanakan berbagai program, seperti pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA), SRA, pembentukan Forum Anak Kabupaten, penyediaan ruang pengadilan ramah anak, kampanye-kampanye gerakan perlindungan anak, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), serta Gerakan Nasional Anti-Kekerasan terhadap Anak (GN-Aksa),\" paparnya. Loekman juga mengaku miris terkait insentif yang diterima tenaga pendidik di Lamteng. \"Masalah honor guru-guru honorer di Lamteng sangat miris. Tapi, dengan kemampuan daerah sekarang ini tak memungkinkan. Doakan saya beserta jajaran bisa bekerja lebih baik lagi dalam menggali potensi PAD yang ada. Kesejahteraan tenaga pendidik akan menjadi prioritas. Ada tiga bidang prioritas yang sekarang ini jadi fokus kerja selain bidang lainnya. Yakni pendidikan, kesehatan, dan pertanian,\" katanya. Tahun depan, kata Loekman, insyaaAllah insentif guru honorer menjadi Rp200 ribu. \"Secara bertahap setiap tahun akan dinaikkan insentif. Jika melihat besarannya jauh dari cukup,\" ujarnya. Loekman mengaku punya mimpi besar menjadikan Lamteng maju dan masyarakatnya sejahtera. \"Semuanya bangga menjadi warga Lamteng. Kemajuan Lamteng bukan hal yang mustahil jika kita sama-sama membangun daerah. Potensi SDA di Lamteng cukup besar jika digali dengan baik. Mari, teruskan gotong-royong membangun Lamteng. Tahun depan juga masalah pemeliharaan jalan akan diprioritaskan supaya tidak cepat rusak,\" katanya. (sya/sur)
SRA Harus Dijadikan Komitmen Bersama Stakeholder
Rabu 11-09-2019,18:32 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 28-10-2026,12:31 WIB
Menjelajah Nusantara Tanpa Emisi Bersama Transisi Energi PLN
Rabu 28-10-2026,17:58 WIB
Tim PKM FK Unila Kembangkan Sabun Kembang Telang di Lampung Selatan
Rabu 28-10-2026,12:41 WIB
Bikin Malu! Arsenal Tersingkir di Piala Liga Inggris Usai Dihantam Klub Divisi Empat Fleetwood Town FC
Rabu 28-10-2026,10:37 WIB
64 Tim Pelajar Adu Ketangkasan di Turnamen Futsal dan Basket Bandar Lampung
Terkini
Rabu 28-10-2026,21:26 WIB
Di Tengah Riuhnya Disrupsi, Konsistensi Pelayanan Bluebird Jadi Fondasi Kenyamanan Pelanggan
Rabu 28-10-2026,17:58 WIB
Tim PKM FK Unila Kembangkan Sabun Kembang Telang di Lampung Selatan
Rabu 28-10-2026,12:41 WIB
Bikin Malu! Arsenal Tersingkir di Piala Liga Inggris Usai Dihantam Klub Divisi Empat Fleetwood Town FC
Rabu 28-10-2026,12:31 WIB