radarlampung.co.id – Terbatasnya stok blangko KTP elektronik (e-KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tanggamus membuat pencetakan tidak maksimal. Kondisi ini sudah terjadi sejak empat bulan silam. Kepala Disdukcapil Tanggamus Syarif Husin mengatakan, terbatasnya stok blangko tersebut berasal dari pusat. ”Kami punya stok 500, tidak sampai satu minggu. Selasa (3/9), sudah habis. Langsung terpakai untuk cetak (e-KTP) kemarin-kemarin. Jadi sampai sekarang, stok blangko belum aman,” kata Syarif, Sabtu (7/9). Ia mengaku masalah terbatasnya stok sudah disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri dan pusat juga sudah mengetahuinya. Hal ini terjadi merata di seluruh Indonesia dan telah dibahas dengan DPR. \"Jadi masalah terbatasnya stok blangko KTP bukan kami saja yang mengalami. Tapi seluruh daerah di Indonesia,” tegasnya. Jika stok blangko habis, Disdukcapil Tanggamus mengeluarkan surat keterangan (Suket) kependudukan. Meski begitu, pemohon tetap harus melakukan perekaman. Sementara untuk mempermudah masyarakat, Disdukcapil menerapkan layanan satu tempat untuk semua administrasi kependudukan. ”Kami mendapatkan alat mesin nomor antrean dari pusat. Sistem antrean langsung kami rubah. Ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,\" tandasnya. (ral/ehl/ais)
Stok Blangko E-KTP di Tanggamus Belum Aman
Sabtu 07-09-2019,14:25 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 27-10-2026,18:32 WIB
Universitas Teknokrat Indonesia dan Radisson Lampung Gelar Career Fest 2026
Selasa 27-10-2026,16:09 WIB
Wujud Hilirisasi Batu Bara untuk Pertanian, PTBA-UGM Uji Coba Pupuk Kalium Humat di Sawahlunto
Selasa 27-10-2026,18:46 WIB
Kejari Pringsewu Dukung Pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
Rabu 28-10-2026,12:31 WIB
Menjelajah Nusantara Tanpa Emisi Bersama Transisi Energi PLN
Terkini
Rabu 28-10-2026,12:41 WIB
Bikin Malu! Arsenal Tersingkir di Piala Liga Inggris Usai Dihantam Klub Divisi Empat Fleetwood Town FC
Rabu 28-10-2026,12:31 WIB
Menjelajah Nusantara Tanpa Emisi Bersama Transisi Energi PLN
Selasa 27-10-2026,20:09 WIB
Tata Kelola Dana Haji Menjaga Asa Umat
Selasa 27-10-2026,18:46 WIB