RADARLAMPUNG.CO.ID - Aksi penolakan UU Cipta Kerja telah dilakukan sejumlah daerah sejak disahkan pada Senin (5/10). Sejumlah demontrasi di sejumlah daerah berakhir bentrok antar massa dan aparat termasuk di Lampung. Terkait hal itu, Direktur Klasika Ahmad Mufid mengatakan, hal tersebut merupakan upaya meredam gerakan. Ia berharap seluruh elemen dalam gerakan tetap fokus dengan grand isu ihwal penolakan Omnibus Law. Menurutnya, bentrokan yang terjadi di sejumlah daerah berpotensi mengalihkan fokus gerakan. Ia mengatakan hal tersebut terjadi maka akan melemahkan gerakan yang telah diakomodir. \"Jangan sampai fokus gerakan kita terpecah, fokus kita adalah agar UU Omnibus Law yang telah disahkan dicabut,\" kata dia, dalam rilis yang diterima Radar Lampung, Kamis (8/10). Lelaki yang akrab disapa Bemol itu juga mengecam tindakan represif yang dilakukan oleh pihak aparat. Ia meminta agar aparat tetap memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masa aksi, agar tidak terjadi benturan dan kericuhan. \"Dalam menghadapi massa aksi, aparat harus tetap melakukan sesuai SOP. Jangan sampai ada korban yang berjatuhan dan menambah catatan buruk bagi demokrasi di Indonesia,\" kata dia. (rls/apr/yud)
Klasika: Pendemo Jangan Sampai Fokus Gerakan Terpecah
Kamis 08-10-2020,14:29 WIB
Editor : Yuda Pranata
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 02-08-2026,08:43 WIB
Sambut Trans-Sumatra Railway, Pemprov Lampung Matangkan Persiapan
Minggu 02-08-2026,07:45 WIB
Rekrutmen CPNS Lampung Masih Dikaji, BKD Sesuaikan Kebutuhan dan Kemampuan Anggaran
Minggu 02-08-2026,10:12 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Molor, Pemerintah Kejar Rampung 12 Agustus
Minggu 02-08-2026,14:13 WIB
Investasi Lampung Tembus Rp7 Triliun, Proyek Bioetanol Rp2,5 Triliun Jadi Andalan 2026
Minggu 02-08-2026,08:18 WIB
Tim Dosen Itera Latih Ibu PKK Patoman Buat ECOherbal Spray Antinyamuk
Terkini
Minggu 02-08-2026,15:19 WIB
Pemkot Bandar Lampung Siagakan Empat Mobil Tangki, Sudah Salurkan Air Bersih ke 25 Titik
Minggu 02-08-2026,14:13 WIB
Investasi Lampung Tembus Rp7 Triliun, Proyek Bioetanol Rp2,5 Triliun Jadi Andalan 2026
Minggu 02-08-2026,10:12 WIB
Pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Molor, Pemerintah Kejar Rampung 12 Agustus
Minggu 02-08-2026,08:43 WIB