radarlampung.co.id – Riak-riak pemilu kepala daerah (Pilkada) di Pesisir Barat mulai terlihat. Penyelenggara bersiap melaksanakan tahapan. Sementara sejumlah pihak yang berminat bertarung dalam pesta demokrasi ini mulai muncul. Salah seorang tokoh pemuda Pesisir Barat Yopi Hendro mengatakan, pemilu merupakan sarana penunjang dalam mewujudkan sistem ketatanegaraan secara demokratis. Pemilu pada hakikatnya proses ketika rakyat sebagai pemegang kedaulatan memberikan mandat kepada para calon pemimpin untuk menjadi pemimpinnya. ”Dalam negara demokrasi, pemilu adalah salah satu bentuk syarat mutlak yang harus dipenuhi. Pelaksanaan pemilu yang luber dan jurdil memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Pelaksanaan pemilu yang baik melahirkan harapan yang lebih baik akan masa depan demokrasi bangsa,” kata Yopi. Lelaki yang berprofesi sebagai advokat ini menuturkan, pilkada menjadi bagian penting dari sejarah panjang perjalanan bangsa Indonesia. Karena itu, integritas penyelenggara dan proses penyelenggaraan pemilu adalah prasyarat penting. Pengawasan pemilu juga perlu dilakukan untuk menjamin terbangunnya sistem politik yang demokratis. Dengan begitu, hasilnya mendapat legitimasi dari rakyat dan peserta pemilu. Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat sudah dekat. Karena itu, harus ada jaminan secara kualitas akan lebih baik daripada pemilu sebelumnya. Baik dari pemilih yang meningkat dan berkurangnya pelanggaran. ”Itu semua menjadi PR penting bagi seluruh elemen. Baik penyelenggara pemilu, bahkan rakyat secara umum untuk menjamin pemilu yang berkualitas sebagai cerminan demokrasi yang baik,” tegasnya. Ketua Alumni SMAN 1 Lemong ini menambahkan, pemilu yang berkualitas seharusnya dibarengi dengan proses pengawasan yang baik, sebagai instrumen penting dari proses penyelenggaraan pemilu. Suara rakyat yang disampaikan harus dipastikan agar tidak disalahgunakan. Terkait proses pengawalan suara, diperlukan gerakan dengan output terciptanya rakyat yang siap mengawal perjalanan suara pemilih. Dengan dukungan rakyat, pengawasan tidak hanya dilakukan Bawaslu sendiri. Pemilu partisipatif yang sudah digalakkan oleh Bawaslu harus dirawat dan terus disuarakan kepada masyarakat. Sebagai salah satu bagian upaya mewujudkan keterlibatan masyarakat dalam proses pengawasan pemilu yang luber dan jurdil. Karena pada esensinya, demokrasi adalah pelibatan rakyat secara menyeluruh. Pada akhirnya, semua harus meneguhkan niat dan diri untuk ikut serta dalam menyukseskan pilkada 2020 yang penuh integritas dan berkualitas. Momen ini harus dijadikan gerbang perubahan untuk melahirkan pemimpin yang lebih baik. ”Melahirkan pemimpin yang bisa membawa nasib rakyat, bangsa dan negara ke arah yang lebih baik. Karena pada hakikatnya, pemilu adalah kita. Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu,” tegas Yopi. (try/ais)
Ayo, Ciptakan Pemilu Lebih Baik!
Sabtu 27-07-2019,12:55 WIB
Editor : Alam Islam
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 12-06-2026,10:55 WIB
Piala Dunia 2026 Hadirkan Pembukaan Terbesar Sepanjang Sejarah FIFA, Ini Jadwal dan Lokasinya
Jumat 12-06-2026,08:12 WIB
Jejak 12 Juni dalam Sejarah Dunia: Dari Perjuangan Kemerdekaan hingga Peringatan Hak Anak
Jumat 12-06-2026,10:54 WIB
Tecno Pova 8 5G Lolos TKDN, Baterai 8.000 mAh dan Layar 144Hz Siap Masuk Indonesia
Jumat 12-06-2026,07:01 WIB
Nonton Bola Makin Seru Bersama Chandra Elektronik, Simak Promo Spesialnya
Terkini
Jumat 12-06-2026,19:27 WIB
Hadapi Era Persaingan Global, BRIN Ajak Mahasiswa Teknokrat Perkuat Budaya Riset
Jumat 12-06-2026,18:19 WIB
Utang DBH Rp549 Miliar Jadi Sorotan BPK, Pemprov Lampung Siapkan Skema Penyelesaian
Jumat 12-06-2026,17:31 WIB
Piala Dunia 2026 Resmi Dimulai, Ini Cara Nonton Siaran Langsung dari HP dan TV
Jumat 12-06-2026,17:13 WIB