Lagi, Warga Semaka Diserang Buaya

Jumat 08-11-2019,14:05 WIB
Editor : Alam Islam

radarlampung.co.id – Upaya penangkapan buaya muara di Way Semaka, Tanggamus belum membuahkan hasil. Reptil ini malah kembali menyerang warga yang sedang beraktivitas di sungai Sriwati  (37), warga Pekon Sripurnomo Kecamatan Semaka, Tanggamus diserang buaya. Ibu rumah tangga ini mengalami luka di betis. Kapolsek Semaka Iptu Heri Yulianto mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, Rabu (6/11). Saat itu, Sriwati mandi bersama warga lainnya di sungai. ”Saat masuk ke sungai untuk membasuh, tiba-tiba korban diterkam seekor buaya. Ia berusaha berontak dan berhasil lepas. Korban mengalami luka di betis kanan. Ia kemudian dibawa ke Puskesmas Sukaraja,” kata Heri, Jumat (8/11). Heri mengimbau warga Kecamatan Semaka yang tinggal di dekat sungai mengurangi aktivitas di kawasan tersebut dan tidak menangkap ikan. ”Harus lebih berhati-hati, bagi warga yang mau mandi atau mencuci di Way Semaka. Sebab buaya masih berkeliaran. Kalau bisa, hentikan dulu sementara aktivitas di sungai,” tegasnya. Dilanjutkan, pihaknya terus berkoordinasi dan membantu Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dalam upaya menangkap buaya. ”Memang sudah dipasang perangkap di Way Semaka. Tetapi hingga saat ini belum ada yang terperangkap,” sebut dia. Sebelumnya, dua warga digigit buaya saat berada di sungai Way Semaka. Mereka adalah Kevin Wardana (9), warga Pekon Sudimoro Bangun dan Muhajir (62), warga Pekon Banjarsari, Kecamatan Wonosobo. Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (19/10). Pertama, pukul 07.00 WIB, saat Kevin Wardana menemani ibunya mencuci di Sungai Way Semaka. Saat mandi, tiba-tiba Kaki Kevin digigit buaya. Spontan ibunya juga menjerit ketakutan. Beruntung Kevin masih selamat dan hanya kakinya saja yang digigit. Bocah itu kemudian dibawa ke puskesmas. Sementara, Muhajir menjadi korban keganasan reptil tersebut ketika dirinya mencuci pakaian sekitar pukul 12.30 WIB. Paha kirinya digigit buaya sehingga harus mendapat enam jahitan. Tm BKSDA Lampung-Bengkulu sudah berusaha memasang perangkap buaya. Dalam proses tersebut, pemasangan berpindah-pindah dari Kecamatan Semaka dan Wonosobo. Namun hasilnya nihil. (ehl/ral/ais)

Tags :
Kategori :

Terkait