RADARLAMPUNG.CO.ID - Galian penanaman pipa pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bakal terpasang sepanjang 22 kilometer. Mulai Tegineneng, Lampung Selatan hingga Rajabasa, Bandarlampung. Pasca rampungnya beberapa titik pengerjaan proyek yang menggunakan bahu jalan nasional itu kini baru sekedar ditutup dengan penimbunan tanah biasa. Hal ini terpantau terutama di bahu jalan arah Bandarlampung menuju Tegineneng. Hampir seluruh bahu jalan yang telah ditanamkan pipa telah ditutup, namun masih menggunakan tanah. Padahal, beberapa titik telah dilakukan perbaikan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XIX dengan melakukan beton dan aspal yang juga menggunakan anggaran negara. Namun hingga saat ini, lubang bekas galian hanya ditutup dengan tanah dan di bagian atas berupa batu kerikil. Hal itu lantas menimbulkan debu. Belum lagi, saat ini curah hujan di Lampung masih sangat minim. Merespon hal itu Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XIX Inshal Minggu (6/10) menyebut telah meminta bahu jalan yang sudah diperbaiki namun kini digunakan untuk pembangunan SPAM PDAM, untuk dikembalikan seperti semula. \"Memang perbaikan bahu jalan di sepanjang Natar ada yang berbentuk beton dan aspal ya. Sebenarnya sudah kami panggil juga di Balai V Palembang, ya mereka (pengelola) berjanji untuk mengembalikan ke posisi semula,\" beber Inshal. Dia melanjutkan, perbaikan bahu jalan sendiri dilakukan sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala Balai awal tahun. Namun, dirinya sempat kaget melihat sepanjang bekas galian yang baru ditutup dengan tanah itu. Karena, Inshal menyebut perbaikan bahu jalan maupun pembangunan SPAM PDAM juga masuk ke pembangunan strategis pusat. Maka itulah dirinya meminta pengelola menutup timbunan tersebut dikembalikan seperti semula. \"Saya minta staf untuk mencatat betul lokasi yang digunakan galian dan lokasi yang sudah diperbaiki sebelumnya. Mereka si menyebut itu baru ditutup sementara ya, mereka izin katanya nanti mau melewatkan tes dahulu baru kembalikan semula. Untuk janjinya ya nanti yang sudah diaspal dan beton dikembalikan seperti semula,\" tambahnya. Inshal menyebut karena program ini juga menggunakan jaminan maka nantinya pihaknya akan menagih perbaikan tersebut jika tak kunjung diperbaiki. \"Ya kalau tidak diperbaki tepat waktu ya kita lapor atasan saja dan bisa kita cairkan jaminan perbaikannya. Tapi nanti kami akan undang lagi untuk membahas masalah ini,\" tambahnya. (rma/sur)
Bahu Jalan Sepanjang Pembangunan SPAM PDAM Tinggalkan Debu dan Kerikil
Senin 07-10-2019,05:11 WIB
Editor : Ari Suryanto
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,17:02 WIB
Bakpao Gandum RoyalKueID, Pilihan Camilan Praktis yang Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI
Sabtu 28-03-2026,16:48 WIB
Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat
Sabtu 28-03-2026,17:12 WIB
377 Orang Meninggal Dunia Sepanjang Mudik-Balik 2026, 30 Persen Pemudik Belum Kembali via Bakauheni
Sabtu 28-03-2026,16:53 WIB
Mudahkan Akses Uang Tunai, BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay
Sabtu 28-03-2026,16:58 WIB
Transaction Banking BRI Kian Kokoh, Volume Transaksi Qlola by BRI Tembus Rp2.141,37 T hingga Februari 2026
Terkini
Minggu 29-03-2026,14:43 WIB
Dongkrak Ekonomi Kerakyatan, Pemkot Bandar Lampung Fasilitasi UMKM Siger Bunga O Persen
Minggu 29-03-2026,14:38 WIB
2,56 Juta Kendaraan Masuk Jakarta saat Arus Balik 2026, Gubernur Apresiasi Peran Polri dan Stakeholder
Minggu 29-03-2026,14:16 WIB
Gerak Cepat, Bunda Eva Tinjau Langsung Perbaikan Jalan HRM Mangundiprojo Hingga Malam Hari
Minggu 29-03-2026,13:24 WIB
Harga Honda HR-V 2026 dan Simulasi Kredit Terbaru, Segini Hitungan Lengkapnya
Minggu 29-03-2026,09:44 WIB