radarlampung.co.id - Sabtu (28/12) malam, Kota Bandarlampung diguyur hujan secara merata. Ada beberapa titik lokasi yang mengalami kebanjiran. Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Lampung, banjir terjadi di lokasi Jalan RA Kartini depan Hotel Horisan, Jl. Hi. Komarudin, depan kampus UBL, Kawasan Pasar Waylunik, Campang Raya. Kemudian daerah Bumi Waras Kelurahan Garuntang Telukbetung Selatan, Jalan ZA Pagar Alam, Jalan Jati Gang Herbal Kelurahan Tajung Gading Tanjungkarang Timur, Jalan Pramuka. Selanjutnya, banjir juga terjadi di Jalan Sahari Sukamanjur 3 RT14 Lk 2, Jalan ZA Kartini depan CP Matahari, Kampung Bayur Atas Kelurahan Kalibalau Kencana Kedamaian dan depan pintu keluar Terminal Rajabasa. Pantauan Radar Lampung, genangan air di depan Terminal Rajabasa menggenang cukup dalam. Namun masih bisa dilalui. Dampak dari terjadinya banjir, beberapa jalan mengalami kemacetan, sepeti di depan mal lampung rajabasa hingga Depan Burger King. Sejumlah kendaraan besar dan kecil Tampak berhati2 melintasi titik genangan air. Yang kedalamnnya hingga mencapai satu meter. Akibat genangan air tersebut, membuat beberapa kendaraan roda dua mati karena tidak mampu melawan tingginya air. Hingga saat ini kondisi air masih tinggi dan belum ada upaya memindahkan genangan air. Warga yang kediamannya mengalami kebanjiran salah satunya Husnaini (61) warga no 47 RT 03 Lk. I Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian. Ia tak bisa berbuat banyak, cenderung pasrah menjadi pelanggan banjir. Perempuan yang memiliki tiga anak ini mengaku tak punya pilihan lain. Rumah yang ia tempati selama ini tak disangka terus dilanda banjir luapan Kalibalau, yang tak juah dari kediamannya itu. \"Saya pindahan dari Jalan Gotongrotong SMA 2, ternyata setelah saya pindahkan semua barang-barang saya, di sini rupanya langganan banjir,\" ujar pensiunan guru TK Persit Lungsir ini saat ditemui di musala kelurahan setempat. Menurutnya,Tiap datangnya hujan, Husnaini bersama tetangganya yang lain, selalu bersiap-siap mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi. Setidaknya ada puluhan warga yang terdampak. \"Saya beli rumah di sini sejak 2011. Saya tidak tahu kalau di sini sering banjir. Sudah pindah, beberapa bulan datanglah hujan. Banjir. Rupaya ya tiap hujan pasti banjir. Bergitu terus. Luapan dari Kalibalau,\" ujarnya menahan air mata dikursi rodanya, Minggu (29/12) dini hari. Nampaknya, dirinya bersama warga disepenjang Kalibalau harus berlapang dada menyambut tahun baru dengan kebanjiran seperti tahun-tahun sebelumnya. \"Tidak ada solusi selain Kalibalau harus dilebarkan dan dikeruk. Saya tanya ke tetangga saya, sebelum banyaknya pemukiman, tidak ada yang namanya banjir. Sekarang Kalibalau semakin menyempit oleh pembangunan pemukiman,\" jelasnya. Dirinya mengaku belum berniat pindah. Lantaran belum memiliki tempat lain. Ia berharap Pemerintah Kota Bandarlampung segera memberikan solusi atas penanganan banjir yang menahun ini. Disisi lain, Ketua RT 03 Lk. I Sunar mengatakan, pihaknya selalu mengimbau kepada warganya agar menjaga dan membersihkan kali sampah di sungai. Namun, hal tersebut dirasa tak cukup. \"Kita berharap ada partisipasi kepada warga disini. Kalau gotongroyong itu sudah sering kita lakukna bersama warga. Tapi, rasanya kalau cuma gotongroyong saja, masalah banjir ini tidak akan bisa diatasi,\" bebernya. Dirinya menyebutkan, perlu ada pengerukan Kalibalau dan melakukan pelebaran kembali. \"Saya memang baru jadi ketua RT. Tapi kalau banjir, sudah lama sejak saya kecil,\" ujarnya di lokasi. Menurut catatan, kedalaman banjir antara sekira 1.3 meter hingga tiga meter lebih. Berdasarkan pantauan, dari BPBD Bandarlampung menurunkan satu unit perahu karet guna mengevakuasi warga yang masih bertahan di rumahnya. Tak ada korban jiwa dalam banjir yang loaksi tersebut. Warga terlihat mengungsi di musala kelurahan setempat dan ada yang mengungsi ke rumah warga. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandarlampung Sutarno mengatakan, meskipun lokasi tersebut mengalami kebanjiran, perlahan surut. \"Banyak kendaraan bermotor mogok depan horizon genangan air cukup tinggi,\" katanya. Menurut Sutarno, di Jalan Komarudin Kelurahan Rajabasa Raya Kecamatan Rajabasa ada beberapa rumah terkena banjir dampak dari air jalanan yang masuk kedalam rumah. \"Tapi sudah bisa diatasi, tim sudah turun. Karena hujannya mendadak jadi seperti siring-siring yang tersumbat langsung diatasi,\" tandasnya. (apr/yud)
Bandarlampung Dikepung Banjir
Minggu 29-12-2019,06:26 WIB
Editor : Yuda Pranata
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 14-08-2026,06:00 WIB
Ramalan Zodiak Hari Ini 14 Agustus 2026: Leo Banjir Cuan, Sagitarius dan Capricorn Wajib Rem Belanja
Jumat 14-08-2026,04:47 WIB
Promo Spesial Merdeka Indomaret Segera Berakhir, Diskon Hingga 50 Persen Ini Sayang untuk Dilewatkan
Jumat 14-08-2026,05:06 WIB
Besok Terakhir, Promo Baby Food Fair di Alfamart, Solusi Makanan Sehat Si Kecil
Jumat 14-08-2026,07:13 WIB
Prakiraan Cuaca Lampung 14 Agustus 2026: Dominan Cerah, BMKG Pantau 116 Titik Panas
Jumat 14-08-2026,12:50 WIB
Rekomendasi 6 Laptop Terbaik Buat Kuliah 2026, Cek Spesifikasi Harga dan Kapasitas Lengkap
Terkini
Jumat 14-08-2026,19:05 WIB
Lampung Financial Festival 2026 Segera Digelar, Dorong Literasi Keuangan Masyarakat
Jumat 14-08-2026,18:48 WIB
Tersandung Hukum Bukan Akhir Pendidikan, 50 Anak Lapas Disiapkan Ikut SMA Terbuka
Jumat 14-08-2026,18:40 WIB
Serbu! Ini Daftar Promo Spesial BRI HUT RI ke-81, Ada Cashback hingga Diskon Kuliner dan Liburan
Jumat 14-08-2026,18:07 WIB
DPRD dan Pemkot Bandar Lampung Sepakati KUA-PPAS APBD Perubahan 2026, Target Pendapatan Capai Rp2,98 Triliun
Jumat 14-08-2026,18:04 WIB