radarlampung.co.id-DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba) gerah. Hal ini menyusul banyaknya limbah pabrik karet dan lapak-lapak karet yang mencemari lingkungan setempat. Ketua Komisi III DPRD Tubaba Paisol mengutarakan kegerahannya lantaran banyak masyarakat kini mengeluh. Sebab, lapak-lapah tersebut berdampak sangat parah. Selain mengeluarkan aroma yang tidak sedap, aroma limbah karet tersebut juga menempel di pakaian masyarakat yang ada di rumah-rumah terdekat. Akibatnya, masyarakat harus mengeluarkan biaya yang lebih lantaran harus mencuci ulang pakaian tersebut atau paling tidak membeli farfum. Muammil, anggota DPRD lainnya yang juga kader Partai Demokrat Tubaba ini mengungkapkan, pihaknya tidak mengada-ada atas keresahan warga tersebut. Karenanya sebagai wakil rakyat di lembaga ini, pihaknya akan bekerja untuk dan atas nama kepentingan rakyat. \"Kami bukan tidak ramah investasi, tapi pikirkan juga warga. Jangan mau untung sendiri sementara rakyat yang sengsara,\" tuturnya. (fei/wdi)
Limbah Karet Bikin Gerah DPRD Tubaba
Sabtu 04-01-2020,02:13 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 09-10-2026,17:46 WIB
Teknokrat Gandeng Balai Bahasa Lampung, Bekali Mahasiswa Pentingnya Literasi
Jumat 09-10-2026,16:53 WIB
Wisuda Sesi III UAP Diikuti Lulusan Keperawatan, Kebidanan dan Rekam Medis
Jumat 09-10-2026,20:27 WIB
PTBA Pamerkan Wastra Nusantara di INACRAFT 2026, Dari Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang
Terkini
Jumat 09-10-2026,20:27 WIB
PTBA Pamerkan Wastra Nusantara di INACRAFT 2026, Dari Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang
Jumat 09-10-2026,17:46 WIB
Teknokrat Gandeng Balai Bahasa Lampung, Bekali Mahasiswa Pentingnya Literasi
Jumat 09-10-2026,16:53 WIB
Wisuda Sesi III UAP Diikuti Lulusan Keperawatan, Kebidanan dan Rekam Medis
Kamis 08-10-2026,20:05 WIB
Waspada Ancaman Siber, Pemkot Bandar Lampung Catat 13 Kasus Sepanjang Semester I 2026
Kamis 08-10-2026,19:54 WIB