radarlampung.co.id -Tanaman pertanian, membutuhkan nutrisi yang cukup untuk perkembangan hasil yang baik. Namun, tidak hanya dari menghasilkan panen yang baik, tanah yang baik juga perlu diperhatikan. LOB (Liquid Organic Biofertilizer) atau Pupuk Organik Hayati Cair adalah salah satu solusi dalam mengembangkan hasil pertanian dan juga meningkatkan kesuburan tanah. Bagian Produksi LOB, Eko Pramuji mengatakan, manfaat penggunaan pupuk LOB ini yakni meningkatkan produktifitas tanaman, mengurangi penggunaan pupuk kimia sintetis, menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan kesejahteraan petani. \"Jadi, kalau petani mau sejahtera, gunakan pupuk LOB ini. Karena ini baik buat tanah dan tanaman,\" ungkapnya. Menurutnya, perbedaan pupuk LOB dengan kimia salah satunya pupuk LOB memberikan makan untuk tanah dan tanaman. Sedangkan pupuk kimia hanya untuk tanaman. \"Kalau kita menanam tanaman menggunakan pupuk berbahan kimia, itu akan mengurangi kesuburan tanah. Tapi, kalau kita pakai pupuk LOB, tanah tidak akan rusak, bisa digunakan hingga bertahun-tahun,\" katanya. (yud/wdi)
LOB Solusi Perbaikan Lahan Pertanian
Kamis 21-11-2019,01:09 WIB
Editor : Widisandika
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 17-09-2026,13:53 WIB
Ramalan Zodiak Keuangan 17–18 September 2026: Aries dan Pisces Banjir Rezeki, Aquarius Wajib Rem Belanja
Kamis 17-09-2026,20:25 WIB
Cegah Literatur Fiktif AI, Unila Tekankan Integritas Akademik bagi Dosen Muda
Kamis 17-09-2026,21:54 WIB
Polda Lampung Isi PKKMB Teknokrat, Ingatkan Waspadai Narkoba hingga Bullying
Kamis 17-09-2026,17:33 WIB
SITABARISTA Disiapkan Jadi Sistem Data dan Pengawasan Notaris di Lampung
Terkini
Jumat 18-09-2026,08:39 WIB
Boost Harimu, Hemat 25% dengan BRI Kartu Kredit, Ada Promo Spesial untuk Nasabah
Kamis 17-09-2026,21:54 WIB
Polda Lampung Isi PKKMB Teknokrat, Ingatkan Waspadai Narkoba hingga Bullying
Kamis 17-09-2026,20:25 WIB
Cegah Literatur Fiktif AI, Unila Tekankan Integritas Akademik bagi Dosen Muda
Kamis 17-09-2026,19:41 WIB
Hadir di Acara BI Sulut, Dahlan Iskan Ungkap Peluang Besar Hilirisasi Kelapa hingga Pasar Ekspor
Kamis 17-09-2026,18:54 WIB